KPU Sambut Baik Saran Bawaslu Bintan

KBRN, Bintan : Saran dan masukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten Bintan, terhadap data pemilih berkelanjutan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Bintan, ditindaklanjuti.

Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Bintan, Haris Daulay, menambahkan KPU sudah menerima surat dengan Nomor 008/PM.00.02/K.KR-02/VII/2021 dari Bawaslu Bintan.

Adapun isi dari surat tersebut berupa saran perbaikan data pemilih berkelanjutan dari hasil pengawasan Bawaslu. Saran dan masukan itu akan dianalisis terlebih dahulu.

“ Ya, benar. Apakah nanti kita dijadikan pemilih baru, ubah data atau akan proses penghapusan dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Baik itu yang warga meninggal dunia, pindah masuk dan pindah keluar dari Bintan,” ujar komisioner KPU Bintan, Haris Daulay, Selasa (27/7/2021).

Diberitakan sebelumnya, menyusul terdapat 100 orang yang meninggal dunia dan pindah domisili di kabupaten Bintan, KPU Bintan, disarankan untuk memperbaiki Data Pemilih Berkelanjutan.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga dan Humas Bawaslu kabupaten Bintan, Dumoranto Situmorang, menambahkan dari hasil penelusuran di 5 kecamatan terdapat perubahan status kependudukannya.

“ Karena ada yang meninggal dunia, pindah domisili dan menjadi aparat keamanan. Jadi perlu diperbaiki data berkelanjutan,” kata anggota Bawaslu kabupaten Bintan, Dumoranto Situmorang.

Adapun temuan perubahan data kependudukan itu di Kecamatan Bintan Utara ada 19 orang meninggal dunia dan pindah keluar 3 orang. Kecamatan Teluk Bintan ada 10 orang meninggal dunia, 3 orang pindah datang, dan 24 orang pindah keluar.

Selanjutnya, Kecamatan Gunung Kijang ada 2 orang meninggal dunia, 8 orang pindah datang serta 4 orang pindah keluar. Kecamatan Toapaya ada 3 orang meninggal dunia, 8 orang pindah datang, dan 6 orang pindah keluar.

Kemudian di Kecamatan Teluk Sebong didapati 4 orang meninggal dunia, 2 orang pindah datang, 3 orang pindah keluar dan 1 orang beralih status dari sipil ke TNI/Polri. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00