Warga Keluhkan Aktivitas Penimbunan Lahan Mangrove di Tekojo Bintan

KBRN, Bintan :  Aktivitas penimbunan Hutan Mangrove di Tokojo Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau dikeluhkan warga.

Penimbunan lahan yang diketahui dilakukan oleh PT Sinar Bhodi Cipta tersebut terletak dikawasan hutan mangrove yang terletak di Kampung Beringin, Tokojo, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) Kabupaten Bintan.

Miswandi, salah satu warga tekojo Kijang mengatakan aktivitas penimbunan tersebut menimbulkan debu yang mengakibatkan dirinya dan keluarga mengalami sesak nafas.

" Ini sudah ada beberapa anggota keluarga yang sakit sesak nafas karena debu dari lori-lori pengangkut," ucapnya kepada RRI Senin (26/07/2021).

Selain debu yang disebabkan oleh lori pengangkut yang melintas dipemukiman warga. Dirinya mengatakan polusi suara juga kerap kali menganggu aktivitas warga sekitar.

" Bising, terkadang sampai malam, kita mau istirahat sangat terganggu," tambahnya.

Sementara itu, Rayid salah satu tokoh masyarakat mengatakan aktivitas penimbunan tersebut telah terjadi sejak 2014 lalu. Dirinya mengatakan selain menyebabkan masyarakat terganggu aktivitas penimbunan ini juga merusak ekosistem mangrove.

" Dahulu lahan magrove tersebut sudah dilakukan pelarangan atau dipolice line kan, dengan dilakukan pemasangan plang dengan melarang melakukan aktivitas penimbunan ekosistem mangrove namun sampai detik ini masih dilakukan," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00