Selain Karhutla, Kini Aceh Selatan Dikepung Banjir

Banjir merendam sejumlah desa di Kabupaten Aceh Selatan. Foto : Dok BPBD

KBRN, Tapaktuan: Pasca dilanda kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Aceh Selatan, kini sejumlah desa di wilayah itu terkepung banjir. 

Informasi dari Pusdalops BPBD Aceh Selatan, banjir merendam delapan desa di Kecamatan Samadua, Kecamatan Sawang, Kecamatan Tapaktuan dan Kecamatan Sawang Meuligo. 

"Banjir terjadi pada Sabtu (6/3/2021) pukul 21.00 WIB. Banjir disebabkan karena cuaca ekstrim menyebabkan angin kencang dan hujan lebat disertai petir melanda wilayah Aceh Selatan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas di Banda Aceh, Minggu (7/3/2021). 

Menurut pendataan petugas di lapangan, banjir menggenangi Gampong Baru,Gampong Jilatang, Gampong Madat, Gampong Balai, Kecamatan Samadua.

Baca Juga: 20.5 Hektar Lahan Gambut Nagan Raya Terbakar

Kemudian Gampong Panton Luas, Gampong Sawang Mutiara, Gampong Sawang Meuligoe di Kecamatan Sawang. Sementara satu desa di Kecamatan Tapaktuan juga terendam banjir yaitu Gampong Lhok Bengkuang. 

"Menurut pendataan ada ratusan rumah yang terendam dengan ketinggian air 30 hingga 50 meter," ujarnya. 

Selain itu, kata Ilyas, satu sekolah PAUD di Panton terendam. Kemudian satu unit rumah di Panton mengalami rusak berat akibat diterjang arus banjir. 

"Satu unit rumah di Panton Luas rusak berat akibat diterjang banjir," sebutnya. 

Ilyas menyampaikan, ratusan warga terdampak banjir, sementara pengungsi masih dalam pendataan. Kondisi terakhir dilaporkan banjir masih menggenangi rumah-rumah warga. 

Untuk diketahui, wilayah Aceh Selatan sejak dua pekan terakhir dilanda kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran yang terjadi di wilayah ini merupakan yang terparah di wilayah Aceh. Menurut pendataan petugas, ada sekitar 80 hektar lahan gambut terbakar. Namun kini dilaporkan kebakaran sudah berangsur padam. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00