Rawan Longsor, Warga di Lima Kecamatan Dihimbau Waspada

KBRN, Sumenep: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Madura, Jawa Timur menghimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya bencana alam berupa tanah longsong selama musim hujan. BPBD menyebutkan lima Kecamatan didaerahnya dinyatakan rawan bencana terjadi longsor.

”Jadi, masyarakat khususnya dilokasi rawan yang ada di lima Kecamatan supaya waspada seab pada musim hujan seperti ini bencana longsor justru lebih rawan,” terang Kepala BPBD Sumenep, Abd. Rahman Riadi, Kamis (25/2/2021).

Ia menyebutkan, bencana longsong umumnya terjadi diwilayah perbukitan diantaranya Desa Basoka Kecamatan Rubaru, Paragaan Daya Kecamatan Paragaan, Desa Muncek Kecamatan Lenteng, kemudian Desa Lobuk Bluto, dan sebagian Dusun dan Desa di Kecamatan Pasongsongan.

Selain kondisi tanahnya yang mudah bergerak dan berbukit, pepohonan sebagai pengikat tanah banyak ditebang oleh masyarakat. ”Ketika hujan dengan intensitas tinggi lokasi tersebut justru lebih mudah bergerak dan longsor,” ungkapnya.

BPBD telah menggalakkan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan bencana longsor khususnya di lima Kecamatan dalam rangka penguatan kapasitas masyarakat supaya ikut andil melakukan penanganan bencana tersebut. Pihaknya juga mendorong kegiatan reboisasi dan penghijauan kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) dikawasan berbukit terutama yang rawan longsor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00