Pasca Longsor, Ponpes di Pamekasan Diliburkan

KBRN, Pamekasan: Kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Annidhamiyah, Dusun Jepon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, diliburkan pasca longsor yang melanda ponpes tersebut. 

Pengasuh Ponpes Annidhamiyah, Muhaedi mengatakan, untuk sementara kegiatan belajar mengajar diliburkan karena masih dalam suasana berkabung. Sebab, longsor tersebut mengakibatkan lima santriwati meninggal dan satu santriwati lagi mengalami patah tulang di bagian paha kanan. 

"Dalam jangka pendek ini santri diliburkan sementara karena mereka masih trauma, barangkali sampai tujuh hari, karena di sini juga masih ada tahlil bersama," ucapnya, Kamis (25/2/2021). 

Menurut Muhaedi, ada beberapa santri yang diizinkan pulang ke rumah masing-masing karena permintaan orang tuanya.

Sedangkan bagi santri yang masih bertahan di ponpes hanya melakukan aktivitas bersih-bersih dan membantu melayani pelayat yang datang. 

Sementara itu, salah satu pendidik, Ahmad Lutfi mengaku dirinya masih trauma dari kejadian bencana tersebut. 

"Kita sendiri sebagai guru trauma juga, waktu sampai disini kemarin sudah tidak ada daya," ujarnya. 

Lutfi menambahkan, ke depan, pengasuh dan para tenaga pendidik akan berupaya memberikan semangat kepada para santri dan menghilangkan rasa trauma mereka. (Buy) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00