Barak Pengungsi Sisi Barat Merapi Disiapkan

Bunker Pengungsi di Tunggularum Turi Sleman untuk menampung pengungsi jika Erupsi Gunung Merapi mengancam keselamatan warga

KBRN, Yogyakarta: Barak pengungsian di sisi barat Gunung Merapi, sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Langkah itu menyikapi perubahan potensi bahaya erupsi, dari sebelumnya mengarah ke tenggara, saat ini cenderung ke selatan dan barat daya.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto menyampaikan, barak pengungsian di sisi barat tersebar di sejumlah wilayah.

”Barak pengungsian kami siapkan di Purwobinangun, kalau tidak covid kapasitasnya 320 orang, kalau covid maksimal 150 orang,” katanya, Minggu (24/1/2021).

Sedangkan untuk wilayah Desa Girikerto dan Wonokerto Kapanewon Turi, BPBD juga sudah menyiapkan barak, yang di dalamnya sudah kami sekat untuk antisipasi penularan korona.

Meski barak pengungsian di sisi barat sudah disiapkan, tetapi hingga kini kata Joko, belum ada rencana untuk mengevakuasi warga.

Hal itu dikerenakan, seluruh wilayahnya masih diluar zona bahaya lima kilometer dari puncak Merapi.

”Apabila nanti BPPTKG mengumumkan ancaman bahaya awan panas melebihi 5 kilometer, mungkin 7 kilometer wilayah Turgo akan kita ungsikan,” lanjutnya.

Tapi saat ini ucap Joko, radius ancamannya maksimal masih 5 kilometer. Sehingga wilayah Turgo yang jaraknya paling dekat 6,5 kilometer, dipastikan kondisinya masih aman.

Kemudian daerah Tunggularum dan Wonokerto yang jaraknya sekitar 7 sampai 7,5 kilometer juga masih aman.

Untuk masing-masing wilayah di sisi barat Merapi, dipastikan sudah terdapat posko relawan.

”Ini sebagai upaya antisipasi potensi bahaya erupsi,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00