Satu Kabupaten di Kalsel Diselamatkan Bendungan Tapin

Bendungan Tapin (foto:Istimewa)

KBRN, Jakarta: Pembangunan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang telah dibangun pada 2 November 2020 lalu nampaknya telah berhasil menguntungkan warga setempat. Pasalnya, dari seluruh Kabupaten yang terdampak banjir Kalsel ternyata hanya Kabupaten Tapin yang tak terkena dampak banjir.

Menurut warga Perumahan Adi Jaya 2 Bungur, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, bernama Arida, Kabupaten Tapin sendiri berada diantara Kabupaten yang sedang dilanda banjir.

Ia mengatakan jika banjir tidak terjadi di Tapin dikarenakan Kabupaten tersebut baru saja dibangun bendungan dan air hujan lebih banyak masuk ke dalam bendungan tersebut.

"Kabupaten kami ditengah-tengah, di kelilingi kabupaten yang terkena banjir. Tapin mungkin karena ada bendungan baru jadi makanya air masuk ke bendungan itu," kata Arida kepada RRI, Senin (18/1/2021).

Arida juga menyatakan bendungan bukan hanya terletak di derahnya, tetapi juga terdapat di Martapura. Namun sayangnya bendungan di Martapura terbilang tua dan tidak kuat menahan bendungan air banjir.

"Sebenarnya Martapura ada bendungan juga cuma sudah lama mungkin, sedangkan kalau bendungan di Tapin baru saja dibuat," jelas Arida.

Tapin sendiri diketahui berbatasan dengan Kabupaten Kandangan, Martapura, dan juga Marabahan. Wilayah administratif Kabupaten Tapin mencakup wilayah seluas 2.700,82 km2 yang terdiri dari 12 wilayah kecamatan.

Selain itu, Tapin juga memiliki tambang batu bara dan kelapa sawit yang cukup besar. Maka dari itu banyak wilayah yang sengaja digunduli demi sektor tersebut.

Sementara untuk persediaan kebutuhan sendiri di tengah bencana banjir, Arida mengatakan bahwa semuanya masih terpenuhi, hanya saja terkadang ada banyak keterlambatan bantuan. 

"Alhamdulillah stok pangan dipasar masih memenuhi, mungkin hanya ada keterlambatan sedikit karena jalan lintas provinsi putus. Bahkan telur semua stoknya habis karena banyak yang buat nasi bungkus untuk membantu sodara yang terkena musibah, tetapi kalo untuk ikan, ayam, daging insya Allah masih cukup memenuhi kebutuhan," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00