Warga Bima Bersihkan Sisa Lumpur Banjir Bandang

KBRN Bima: Dua hari pasca-banjir bandang menerjang enam desa di Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, warga mulai membersihkan rumah.

Pembersihan dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya, serta memanfaatkan air genangan banjir yang masih tersisa.

"Lantaran mesin pompa air di rumah mereka tidak dapat digunakan karena rusak akibat terendam banjir," kata Sadarudin, salah satu warga.

Sadarudin mengatakan, dikarenakan semua perabotan serta perkakas rumah tangga, seperti kasur dan tempat tidur masih basah, dirinya beserta keluarganya harus tidur menggunakan bale-bale yang berada di luar rumahnya dengan beralaskan peralatan seadanya.

Sedangkan endapan lumpur yang masih berada di dalam rumahnya masih harus dibersihkan dengan memanfaatkan genangan air dari sisa material banjir. 

"Semalam saya bersama anak istri tidurnya di luar, karena di dalam rumah masih ada air banjir dan lumpur, ini masih harus dibersihkan lagi, tapi membersihkannya pakai air sisa banjir itu dah, karena mesin airnya rusak terendam banjir," kata Sadarudin Minggu (17/1/2021).

"Sejak awal banjir juga sampai sekarang kita belum dapat bantuan apapun ini," sambungnya.

Camat Sanggar, Ahmad mengungkapkan, sejauh ini tidak ada warga korban banjir yang mengungsi hingga ke luar wilayah. 

Namun warga sempat mengungsi ke rumah kerabat mereka yang lebih aman, bahkan sebagian dari warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Hingga saat inipun pihaknya berharap agar warga korban banjir untuk bersabar, karena bantuan untuk memenuhi kebutuhan bagi para korban banjir tersebut, akan didistribusikan secepatnya.

"Memang dua hari setelah banjir yang terjadi belum ada bantuan yang datang dari Pemerintah, semoga warga tetap sabar dan pemerintah juga pasti akan mendistribusikan bantuan secepatnya untuk warga korban banjir," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00