Banten Diimbau Waspada Banjir, Puting Beliung, Petir

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tri Tjahjo (Dendy/RRI)

KBRN, Serang: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal di Banten Selatan seperti Pandeglang dan Lebak, untuk mewaspadai hujan deras di bulan Oktober mendatang. Pasalnya BMKG memprediksi intensitas hujan akan berada di atas normal.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tri Tjahjo menerangkan, musim hujan di Lebak dan Pandeglang. Dikhawatirkan di sana juga akan terjadi banjir, angin puting beliung, petir, dan tanah longsor.

“Dengan datangnya musim hujan itu, diperkirakan akan disertai dengan sejumlah potensi bencana alam seperti banjir, angin puting beliung, petir, dan tanah longsor,” kata dia, Rabu (7/10/2020).

Bukan hanya di bulan Oktober, saat puncak musim hujan sekitar Januari hingga Maret 2021 yang mengguyur dua kabupaten di selatan Banten itu, juga akan lebih tinggi dibanding daerah lain di Banten. Hal itu karena dipengaruhi oleh fenomena La Nina.

“(Adanya) La Nina itu kita ketambahan curah hujan, karena di pasifik tengah sana suhunya turun, (sedangkan) kita hangat. Karena hangat banyak penguapan dari laut menimbulkan curah hujan yang lebih, di atas rata-rata,” jelas Tri.

Maka dari itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi musim hujan yang akan melanda dalam beberapa waktu ke depan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menebang ranting pohon yang berpotensi roboh dan membersihlan saluran air yang tersumbat.

“Di daerah selatan harus diwaspadai Lebak maupun Pandeglang itu berpotensi longsor, banjir. Itu perlu diwaspadai karena potensinya ada di wilayah bagian selatan,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00