TNI-Polri Operasi Penggunaan masker di Zona Merah

Kapolres Cimahi AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki dan Dandim 0609 Cimahi Letkol Kav. Tody Wahyudi, saat memimpin langsung operasi disiplin penggunaan masker di wilayah zona merah Kota Cimahi (RRI/Amelia Hastuti)

KBRN, Cimahi: Sosialisasi penggunaan masker di kalangan warga Kota Cimahi terus ditingkatkan, sejalan dengan naiknya angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Seperti di Lingkungan RW 24, tepatnya di Jalan Amir Machmud, Gang Haji Arsyad, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jumat (25/9/2020).

Sosialisasi penggunaan masker dilakukan oleh puluhan anggota Polri dan TNI yang langsung dipimpin Kapolres Cimahi AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki dan Dandim 0609 Cimahi Letkol Kav. Tody Wahyudi.

Dengan menggunakan pengeras suara, sambil berkeliling gang lingkungan perumahan warga, anggota Sat Binmas Polres Cimahi meminta warga untuk menjalankan protokol kesehatan, menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

BACA JUGA: Terjaring 15 Pelanggar Protkes, Denda Rp800 Ribu

Sementara sejumlah anggota Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan yang dimasuki serta membagi-bagikan masker.

"Kalau kita melihat di jalanan umum, Alhamdulillah tingkat kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker sudah cukup tinggi, mencapai 99 persen. Namun di dalam lingkungan masyarakat, permukiman dan perkampungan, kesadaran masih rendah," ungkap Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki kepada wartawan.

Yoris lanjut menuturkan, mereka sengaja turun langsung ke daerah -daerah padat penduduk untuk mengingatkan masyarakat.

Penyerahan bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19 di wilayah zona merah Kota Cimahi (RRI/Amelia Hastuti)

"Daerah ini sudah termasuk zona merah, ada beberapa warga yang terkonfirmasi positif, sehingga perlu sosialisasi kepada masyarakat agar mereka waspada dan tidak ikut terpapar," ujarnya.

Saat ini, kata dia, aparat kepolisian hanya memberikan sanksi berupa teguran kepada warga yang kedapatan tidak menggunakan masker.

"Kami hanya memberikan teguran saja, karena belum ada payung hukumnya seperti Pergub Jabar dan Perwal. Bila mereka melawan dan melakukan tindakan yang melawan petugas baru bisa dikenakan tindakan pidana. Semoga masyarakat sadar karena kesehatan itu selain untuk diri kita pribadi juga untuk masyarakat keseluruhan," paparnya.

BACA JUGA: Warga Jakarta Timur Mulai Sadar Protokol Covid-19

Pada kesempatan itu, Kapolres Cimahi dan Dandim 0609 Cimahi juga menyerahkan bantuan untuk warga terdampak Covid-19,  berupa beras,  gula pasir, mi instan dan air mineral yang diterima oleh Lurah Cibeureum, Ahmad Suparlan.

Ahmad Suparlan mengungkapkan, di lokasi itu ada rumah yang bersebelahan dengan pabrik masih lockdown, tidak ada yang boleh masuk karena penghuninya positif terpapar Covid-19.

"Awalnya mereka mengeluh mengalami gejala Covid-19 sehingga pada hari Senin, 21 September dilakukan swab test hasilnya dinyatakan 3 anak dalam keluarga itu terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan hasil swab test bapaknya belum keluar," ujarnya.

Hari ini, kata Lurah, dua anaknya akan diisolasi di rumah sakit darurat Covid-19, BKPSDMD Jabar Cipageran. Namun untuk anak yang masih balita, hanya dirawat oleh ibunya di rumah dengan pengawasan dari tenaga kesehatan Puskesmas Cibeureum.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00