Dalam Sepekan, Sinabung 12 Kali Erupsi

KBRN, Medan: Dalam kurun waktu Gunung Sinabung masih terus mengalami erupsi. Hingga Jumat (14/8) pagi, abu vulkanik masih terus keluar dari puncak gunung. Akibat dari dampak tersebut banyak ladang dan kebun warga yang berada di bawah kaki Sinabung dihujani abu vulkanik. 

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Badan Geologi dan PVMBG, Armen Putra mengatakan bahwa sekitar pukul 10.30 WIB tadi, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom lebih kurang 2.100 meter. 

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 64 mm dan durasi lebih kurang 1 menit 40 detik," katanya, Jumat (14/8).

Armen menjelaskan bahwa hingga saat ini, Gunung Sinabung berada pada status level III atau siaga. Oleh karena itu masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan-timur, dan 4 Km untuk sektor timur-utara.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," imbaunya. 

Untuk diketahui bahwa erupsi Gunung Sinabung kembali terjadi pada Sabtu (8/8) dengan tinggi kolom lebih kurang 2.000 meter. Kemudian pada Senin (10/8) Sinabung kembali erupsi hingga saat ini dengan mengeluarkan abu vulkanik ribuan meter. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00