RSUD Aceh Singkil Krisis Alat Swab Test

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (tengah), Darul Amany (Dok. Istimewa)

KBRN, Singkil: Persedian Alat Swab Test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil saat ini sudah sangat minim.  

Hal ini dikarenakan pihak rumah sakit tersebut baru saja usai melakukan Swab Test massal setelah dua orang dokter di Aceh Singkil dinyatakan Positif Covid-19, dan dua orang PNS kontak erat kedua dokter juga dinyatakan Positif Covid-19 hasil Swab Test.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Darul Amany kepada wartawan mengatakan, peralatan Swab Test di Aceh Singkil hanya tersisa empat unit. 

Kondisi ini sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan setempat, juga kepada Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.

“Kita sudah meminta ke Dinas Provinsi alat Swab Test tersebut. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa sampai. Artinya sudah kita sampaikan kebutuhan kita ke depan. Nama alatnya, VTM (Virus Transform Media), untuk melakukan Swab di hidung dan tenggorokan,” kata Darul.

Adapun sampai dengan 9 Agustus 2020, Rumah Sakit Umum Daerah telah melakukan Swab Test terhadap 99 orang warga di Kabupaten Aceh Singkil. 

Baik kontak erat atau kerabat dekat empat pasien yang terkonfirmasi Positif Covid-19, mapun Swab Test terhadap tenaga medis yang pernah kontak erat dengan empat pasien tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00