93 Anak Sumatera Utara Terpapar Covid-19

Dokter anak Inke Nadia Lubis, dalam talkshow di Media Centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu, 15 Juli 2020 (Dok. RRI)

KBRN, Medan: Pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak pun tak luput dari penyakit berbahaya tersebut.

Di Sumatera Utara, kasus anak yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 mencapai 93 orang.

Jumlah tersebut berdasarkan catatan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Utara (Sumut) yang disampaikan Dokter anak Inke Nadia Lubis, dalam talkshow di Media Centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (15/7/2020).

Ia menuturkan, sedikitnya ada 93 kasus anak terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Sumut dengan 4 kematian. Sementara di Indonesia sudah ada ribuan kasus anak yang terpapar.

Angka kejadian di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Menurut Inke, sampai saat ini belum ada bukti penularan kepada bayi dalam kandungan ibu yang positif Covid-19. Namun ada dua bayi lahir positif dari ibu Covid-19 dan kondisinya saat ini dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah semuanya masih dalam keadaan baik, 2 kasus di Medan juga tidak ada komplikasi dan bayi sudah dipulangkan,” ujar Inke.

Ia menambahkan, pemberian ASI kepada anak sangat penting dalam situasi pandemi ini. ASI adalah sumber nutrisi penting yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

Menurut Inke, saat ini belum ada bukti bahwa virus Covid-19 terkandung dalam ASI. Namun ibu bayi harus selalu menjalankan protokol kesehatanya dan menjaga kebersihannya.

“Jadi ASI masih boleh diberikan. Hanya saja jika ibunya terinfeksi maka ASI tidak bisa diberikan langsung, jadi harus diberikan dengan beberapa cara misalnya dengan ASI perahan. Tapi jangan lupa jika ibunya itu positif, kita harus menjaga kebersihan ibu. Jadi sebelum memerah ASI, kita pastikan kebersihannya, setelah itu botol diberikan kepada orang yang tidak terpapar Covid-19 kepada bayi,” ujar Inke.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00