Desa Teluk Labuan, Kawasan Pantai Paling Kotor

Pemandangan pesisir pantai Desa Teluk yang dipenuhi sampah (Dendy/RRI)

KBRN, Pandeglang: Tumpukan sampah kembali menghiasi pesisir pantai di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Setiap tahun, sampah seolah menjadi pemandangan umum di lokasi yang juga berdekatan dengan pelabuhan perikanan tersebut.

Padahal tahun 2018 lalu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pernah secara langsung menyentil pemerintah daerah melalui cuitan di jejaring Twitter, ketika menanggapi video tumpukan sampah yang berada di lokasi tersebut.

Sehari berikutnya, Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan jajarannya langsung menindaklanjuti teguran Menteri Susi.

“Bapak/ Ibu Gubenur, bupati, walikota Banten/ Pandeglang, Labuhan mohon segera dilakukan aksi pembersihannya. Polusi laut akan merusak sumber daya perikanan. Juga mengurangi keindahan, dan mengancsm kesehatan masyarakat. Mari mencintai, menjaga dan merawat Laut. Salam hormat,” tulis Susi dalam akun Twitternya pada tanggal 1 Agustus 2018.

Cuitan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti soal tumpukan sampah di Desa Teluk. (Twitter)

Dua tahun berselang, kejadian yang sama terulang kembali. Daerah yang sempat tersapu gelombang tsunami Selat Sunda tahun 2018 lalu itu, kini dipenuhi sampah berbagai jenis, terutama sampah plastik.

Bahkan tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Seorang warga sekitar, Wasmah mengatakan, bau busuk dari sampah seolah menjadi aroma yang setiap hari harus dinikmati. Sebab hingga saat ini belum ada yang sanggup membersihkan sampah tersebut.

"Masyarakat itu kalau buang sampah ke kali, terus kalau banjir (Air Laut Pasang) sampahnya terbawa ke laut, terus dibawa ombak ke daratan. Tumpukan sampah itu sudah lama,” katanya, Selasa (14/7/2020).

Menurut Wasmah, sampah-sampah tersebut pernah dibersihkan oleh Pemerintah Desa dan Kabupaten, hanya pembersihan yang dilakukan tak optimal.

Mengingat tumpukan sampah sangat banyak. Padahal dia menyebutkan, di lokasi ada bak sampah, namun sampah tersebut tak pernah diangkut meski sudah menumpuk.

“Itu juga ada bak sampah tapi enggak pernah diangkut, sudah penuh juga enggak diangkut. Dulu pernah dibersihkan sama Pak Lurah sama perangkat Desa, tapi ya waktu itu doang, ya buang sampahnya banyak ke sini lagi," jelasnya.

Selanjutnya : Warga Buang Sampah Sembarangan Tanpa Kendali

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00