Banjir Rob, Permukiman Pesisir Waspadai Gelombang Tinggi

Gelombang pasang.jpg

KBRN, Lombok Utara: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Utara, Muhadi tidak menampik banjir rob masih menghantui banyak desa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Banjir rob belakangan hari ini juga kembali terjadi karena tingginya gelombang pasang laut di Lombok Utara, seperti hari ini, Kamis (28/5/2020).

Walaupun kerusakan yang terjadi tidak begitu berat, tapi banjir rob masih merusak berbagai kebutuhan utama para nelayan. Warga permukiman masyarakat pesisir masih menjadi korban banjir rob kala tiba.

“Dusun Teluk Kombal, Desa Pemenang Barat masih jadi langganan banjir rob. Memang, biasanya wilayah paling terkena dampak yakni di wilayah Teluk Kombal dan Muara Putat,” kata Muhadi di Lombok Utara, NTB, Kamis (28/5/2020).

Saat ini, kata dia, terdapat sebelas dusun terdampak di Desa Malaka, Pelabuhan Bangsal Pemenang. Selain itu, juga terdampak pada tiga dusun di Gili Trawangan, Air dan Meno.

"Sejauh ini tidak ada korban jiwa dan kami juga telah melakukan cek lokasi dan asessment serta memberikan pinjam pakai alat penyedot air untuk dusun Telok Kombal, Desa Pemenang Barat. Keruskan ringan terjadi pada rumah warga karena terendam," ujar Muhadi.

Meski tidak mengalami kerusakan berat di berbagai permukiman, Muhadi menyatakan mereka masih membutuhkan pertolongan.

"Khusus untuk Dusun Telok Kombal, mereka membutuhkan karung beras 50 kilogram sebanyak 1000 pak," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00