Pengungsi di SD Paya Tumpi Didata, Sisanya Belum

KBRN,Takengon: Meski pelayanan terkait tempat tinggal baru pasca-banjir bandang dan membuat rumah banyak warga Aceh Tengah rusak, ada juga instansi pemerintah yang turun langsung mendata. Mereka adalah petugas Dinas Dukcapil Aceh Tengah yang melakukan pendataan dokumen kependudukan karena hilang atau rusak terdampak musibah banjir di Desa Paya Tumpi.

Kadis Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal menyatakan perlu segera melakukan pendataan demi memudahkan masyarakat mendapatkan kembali dokumen kependudukannya. Menurutnya, Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar ketika meninjau lokasi di saat musibah terjadi juga telah memastikan kepada warga yang mengungsi. Shabela memastikan akan membantu kebutuhan masa panik, itu termasuk juga penggantian dokumen kependudukan para warga.

Baca juga : Belum Ada Pelayanan Korban Banjir Bandang Aceh Tengah

"Pasti keluarga yang tertimpa musibah tidak terpikir untuk mengurus dokumen kependudukan yang rusak atau hilang, untuk itulah kami bergerak cepat," ungkap Mustafa di Desa Paya Tumpi, Aceh Tengah, Kamis (14/5/2020).

Selain bantuan masa panik berupa kebutuhan pokok, dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga atau akte kelahiran, para warga juga memerlukan segera semua dokumen itu. Tak lain tujuannya adalah kembalinya warga mengakses berbagai layanan publik, seperti BPJS Kesehatan dan lainnya.

Baca juga : Rumah Terdampak Banjir Aceh Dibersihkan Brimob

Baca juga : 11 Rumah 3 Mobil Tertimbun Material Longsor Banjir Bandang

Tapi, pendataan yang dilakukan oleh petugas Dinas Dukcapil juga masih sebatas untuk para warga yang mengungsi di gedung SD Paya Tumpi. Sedangkan warga korban banjir bandang lainnya mesti menunggu, karena juga ada memilih mengungsi di rumah kerabat terdekat.

Baca juga : Banjir Bandang Aceh Tengah, 57 Rumah Rusak, 5 Orang Luka-luka

"Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan aparat kampung, terutama warga yang mengungsi di rumah kerabatnya. Agar segera kita data dan terbitkan kembali dokumen kependudukan bagi yang hilang atau rusak," ucap Mustafa.

Baca juga : Banjir Bandang dan Longsor Sempat Lumpuhkan Aceh Tengah

Sementara,  data BPBD Aceh Tengah mencatat 57 unit rumah terkena imbas banjir bandang, 31 diantaranya rusak berat dan sisanya rusak sedang akibat banjir bandang yang terjadi, pada Rabu (13/5/2020) kemarin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00