Hasil Rapid Test, ODP dan PDP Bengkulu Bertambah

Keterangan pers update Covid-19 Bengkulu (Dok. Istimewa)

KBRN, Bengkulu : Dari perkembangan kasus corona virus disease 2019 (Covid-19) Provinsi Bengkulu, tidak saja jumlah konfirmasi positif yang bertambah.

Akan tetapi, juga untuk hasil rapid test reaktif, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami penambahan dari jumlah sebelumnya.

Untuk kasus konfirmasi diketahui sampai Rabu, (6/5/2020) pukul 15.00 WIB, ada penambahan sebanyak 2 (dua) orang yang merupakan petugas kesehatan asal Kota Bengkulu.

Sehingga total jumlahnya menjadi 14 kasus. Sedangkan penambahan hasil rapid tes reaktif sebanyak 4 orang.

“Dengan penambahan sebanyak 4 orang, total hasil rapid test reaktif sampai saat ini menjadi 48 orang,” jelas Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan kasus Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan, didampingi Herwan Antoni, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, dalam keterangan update kasus.

Adapun keempat orang yang hasil reaktif itu, satu berinisial DK (30), jenis kelamin laki-laki, asal Kota Bengkulu dan tidak ada keluhan, serta telah dilakukan pengambilan swab dan menunggu hasil.

Kedua, insial AS (51), laki-laki asal Kota Bengkulu, dengan kondisi tidak ada keluhan (Orang Tanpa Gejala) dan sudah diambil swab, serta menunggu hasilnya.

Ketiga, laki-laki berinisial AN (32), asal Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara. Dimana kondisinya saat ini tidak ada keluhan dan yang bersangkutan merupakan hasil screening dan sudah diambil swab dengan hasilnya masih menunggu. Dia punya riwayat perjalanan dari Jakarta dan Padang.

Keempat, atau yang terakhir, perempuan berinisial AM (31), asal Argamakmur Bengkulu Utara, tidak ada keluhan dan yang bersangkutan merupakan hasil screening, serta sudah diambil swab dan dikirimkan ke BBLK Palembang.

“Keempat pasien reaktif itu langsung menjalani isolasi mandiri,” paparnya.

Selain itu disebutkan pula, untuk kasus PDP ada penambahan satu orang, yakni perempuan inisial WA (32) asal Kabupaten Bengkulu Selatan, dengan gejala batuk, sesak nafas dan demam satu minggu.

“Saat ini yang bersangkutan sedang dirawat di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan,” katanya.

Lebih lanjut ditambahkan, untuk kasus ODP juga ada penambahan sebanyak 3 (tiga) orang dengan rincian satu berasal dari Kepahiang, satu orang dari Kaur, dan dari Mukomuko juga satu orang.

“Penambahan 3 orang ODP itu, total jumlahnya saat ini menjadi 684 orang, dengan rincian 594 orang selesai pemantauan dan 90 orang masih proses pemantauan,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00