Wilayah Blega Bangkalan Terandam Banjir Kiriman, Akses Jalur Nasional Madura Sempat Lumpuh

KBRN, Bangkalan: Akibat hujan dengan intesistas sedang selama dua jam di wilayah kecamatan Blega Bangkalan, Madura, Jawa Timur, yang di sertai meluapnya air kiriman dari wilayah kecamatan Kokop, Galis dan Wilayah Kecamatan Konang, menyebabkan wilayah kecamatan Blega terendam banjir kiriman, Selasa (7/4/2020).

Jalan raya pasar Blega yang merupakan akses jalur Nasional di Madura sempat lumpuh tidak bisa di lalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat, sehingga menyebabkan antrian panjang dari dua arah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Rizal Morris mengatakan, akibat banjir kiriman tersebut mengakibatkan dua desa terdampak yakni seluruh pemukiman di 10 RW, sarana pendidikan, tempat ibadah di Desa Blega terendam banjir dan sebagian pemukiman di desa karang panasan tergenang banjir.

“Jalan nasional juga tergenang banjir dan menyebabkan lalu lintas sempat terganggu selama beberapa jam, selain itu sebagian pasar blega tergenang banjir dan sebagian area puskesmas Blega bagian belakang juga terendam banjir,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya menerima laporan kejadian pada hari Senin pukul 23.30 wib dilanjutkan dengan melakukan asesment ke lokasi terdampak dan hasil tinjauan sementara daerah terdampak tidak ada korban jiwa.

“Pukul 2.30 wib air mulai surut dan lalu lintas berangsur normal namun masih terjadi antrean kendaraan yang terjebak banjir TRC BPBD Bangkalan bersama muspika Blega saat ini masih melakukan pendataan warga terdampak,” kata Rizal.

Sementara itu, salah seorang warga setempat Manaf mengatakan, banjir kiriman yang terjadi merupakan banjir terbesar selama musim punghujan tahun ini, sebagian warga mengungsi ke tempat aman karena banjir masuk ke pemukiman warga pada tengah malam.

“Banyak barang-barang yang ada di dalam rumah warga tidak bisa diselamatkan, karena banjir masuk ke pemukiman warga saat sebagian warga sedang istirahat tidur dan jalan raya Blaga sempat tidak bisa di lalaui oleh kendaraan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00