RS Pratama Giri Emas Disterilkan Jadi Khusus Isolasi Pasien Positif Corona di Bali

KBRN, Singaraja : Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengambil kebijakan untuk memindahkan tempat penanganan pasien suspect Covid-19 ke Rumah Sakit (RS) Pratama Giri Emas.

Keputusan ini diambil untuk memberikan kenyamanan dan meminimalisir penularan wabah berstatus pandemi tersebut kepada pasien dan pengunjung yang ada di RSUD Buleleng.

Keputusan pemindahan penanganan Covid-19 yang sebelumnya dikenal dengan Coronavirus ini, sudah disepakati bersama. RS Pratama Giri Emas yang terletak di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan ini akan diproyeksikan menjadi RS khusus penanganan virus Corona sebagai tempat isolasi sampai wabah ini mereda.

Sementara untuk memastikan kesiapan RS Pratama Giri Emas, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra hari ini melakukan monitoring dan pemantauan langsung.

Sarana dan kesaiapan SDM turut menjadi prioritas utama terlebih target Pemerintah Buleleng untuk memastikan kesiapan itu dalam kurun waktu tiga hari ke depan.

“Rumah Sakit (RS) Pratama Giri Emas menjadi tempat eksklusif untuk menangani pasien corona. Kita sterilkan dari pasien umum yang nantinya akan dirujuk langung ke RSUD Buleleng. Tenaga medis kita sudah ada yang mengikuti pelatihan penanganan pasien positif corona beberapa waktu lalu. Setelah RS Pratama kosong, akan dilengkapi peralatan dan SDM menunjang penanganan Covid-19,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (15/3/2020).

Penunjukan RS Pratama Giri Emas sebagai rumah sakit Isolasi yang khusus menangani pasien suspect ataupun positif Corona, mengingat aktivitas di RSUD Buleleng yang lumayan padat.

Sehingga ditakutkan penyebaran virus akan berdampak kepada pasien dan pengunjung yang lain.

Ia menambahkan, untuk sarana penunjang lainnya seperti ambulance sudah disiapkan sesuai prosedur. Wabup Sutjidra mengatakan, mulai hari Senin, RS Pratama Giri Emas akan disterilkan dan tidak menerima pasien.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00