Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi, BPBD DIY: Susur Sungai Salah Persepsi

KBRN, Jakarta : Belakangan kegiatan susur sungai seketika menjadi perbincangan. Pasalnya, 10 orang siswi SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta, yang tergabung dalam kegiatan pramuka, meninggal dunia terseret arus Sungai Sempor, Desa Donokertyo, Kecamatan Turi, saat berkegiatan susur sungai.

Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan, apa yang dilakukan oleh pramuka SMPN 1 Turi bukan merupakan kegiatan susur sungai, namun kegiatan lintas alam. Kesalahan persepsi susur sungai menurut Biwara banyak terjadi. 

Sebab, dalam pengertian sebenarnya, jelas Biwara, susur sungai merupakan kegiatan yang dilakukan dalam konteks mitigasi bencana. Dimana kegiatan yang hanya dilakukan oleh orang dewasa yang memiliki kemampuan pengamanan diri yang dilengkapi dengan Alat Pengaman Diri (APD).

"Kegiatan itu boleh dikatakan lintas alam. Pengenalan alam oleh Pramuka, karena memang ada aktifitas lain yang disebut susur sungai. Yakni kegiatan mitigasi bencana. Harus dilakukan oleh orang yang terlatih, seperti pecinta alam, SAR, Balai Sumber Daya Air, BPBD. Kegiatan siswa-siswa SMPN 1 Turi merupakan kegiatan Pramuka menyusuri sungai dalam rangka pengenalan alam, bukan kegiatan susur sungai dalam tujuan mitigasi bencana," jelasnya.

Kegiatan susur sungai dalam hal mitigasi bencana kata Biwara bertujuan untuk mengindentifikasi bentuk sungai dalam rangka penanggulangan bencana alam.

"Mereka susur sungai tapi kepentingan mengidentifikasi, apakah aliran sungai ada yang rawan yang mengakibatkan banjir. Kan ada kadang-kadang banyak tanaman di kiri kanan sungai, banyak pohon bambu yang sering runtuh ada di tengah yang perlu di bersihkan. Ini susur sungai yang dalam konteks mitigasi bencana. Kalau yang Pramuka kemarin hanyalah pengenalan alam," pungkasnya. (Foto : Ant). 

Baca juga : Polisi Tahan Satu Tersangka Insiden Nahas SMPN 1 Turi-Sleman

Baca juga : Seluruh Korban Insiden Susur Sungai Ditemukan, Operasi SAR Sungai Sempor 2020 Dihentikan

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00