Longsor di Andam Dewi, 1 Korban Tewas, 3 Masih Tertimbun

KBRN, Medan: Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur sejumlah Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Selasa (281) sore hingga Rabu (29/1) dini hari berdampak pada terjadinya banjir.

Sedikitnya empat kecamatan yang terdampak banjir yakni Barus, Kolang, Pasaribu barus, dan Sarudik. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Sirahar yang juga menerima aliran sungai dari Kabupaten Tapanuli Utara.

Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa. Setidaknya di Desa Sijukkang Muara Suhut Kecamatan Andam Dewi, dikabarkan ada 4 orang meninggal dunia setelah terjadi peristiwa tanah longsor di pinggir sungai.  

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng Safaruddin Ananda Nasution membenarkan peristiwa longsor mengakibatkan 4 orang diduga meninggal dunia. Para korban diduga tertimbun longsor dari atas tebing.

“Yang di Desa Sijungkang Muara Suhat Kecamatan Andam Dewi, ada 4 korban jiwa kena longsor dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini anggota baru sampai dan cek kondisi di lokasi. Laporan kronologisnya belum fix. tapi, 4 korban kabarnya meninggal dunia karena tertimbun tanah longsor,” jelas Safaruddin.

Dijelaskan Safaruddin satu korban berhasil ditemukan sedangkan 3 lainnya masih dilakukan pencarian diidentifikasi bernama Bismar Marpaung (50), ASN Pemkab Tapteng beralamat di Desa Sijukkang Kecamatan Andam Dewi. 

“Pada jam 07.35 wib tim Basarnas bersama masyarakat mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia dan diserahkan ke pihak keluarga. Saat ini tindak lanjut koordinasi dengan kepala Desa Sijukkang untuk mneyisir dugaan ada korban lain yang tertimbun akibat longsor dan banjir,” jelasnya.

Selain mengakibatkan korban jiwa, sejumlah fasilitas umum juga terkena dampak. Seperti tiang listrik dan pepohonan jalan bertumbangan, rumah warga rusak, dan akses jalan terputus karena tergerus arus banjir. Selain itu akses jalan dari Kecamatan Barus menuju Pakat juga putus total akibat longsor jalan. Akibatnya masyarakat yang tinggal di Pakat terisolasi.

“Ruas Jalan dari Barus Menuju Pakat putus total. Masyarakat terisolasi juga. Saat ini tim masih evakuasi,” akuinya.

2 Meninggal di Barus

Tidak hanya di Kecamatan Andam Dewi, banjir juga melanda Kecamatan Barus. Sedikitnya 7 Desa/kelurahan terkena dampak banjir dan 700 KK harus mengungsi di posko darurat. Peristiwa ini juga mengakibatkan 22 warga alami luka – luka dan 2 orang pasangan instri meninggal dunia.

Kedua korban meninggal bernama Umur Adwirzah Tanjung (60) dan Idwarnisa (58) warga Kelurahan Padang Masing Kecamatan Barus. Keduanya meninggal usai terseret arus banjir bersama dengan mobil yang mereka tumpangi saat hendak pergi ke lokasi yang lebih tinggi. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00