BMKG Kembali Deteksi Titik Panas di Aceh

KBRN, Banda Aceh : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas II Blang Bintang Banda Aceh kembali mendeteksi titik panas di Aceh, Rabu (22/1/2020). 

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas II Blang Bintang Banda Aceh Zakaria Ahmad mengatakan, berdasarkan hasil pantauan sensor modis (satelit terra, aqua dan NPP Suomi), terdapat satu titik api yang terdeteksi hari ini di Aceh. 

Pemantauan titik panas ini dilakukan sejak pagi tadi pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WB. 

“Pantauan titik panas Provinsi Aceh tanggal 22 Januari 2020 pukul 07.00 WIB sampai dengan 22 Januari 2020 pukul 17.00 WIB, secara akumulasi  terdapat  satu titik panas di Provinsi Aceh,” kata Zakaria. 

Dia menyebutkan, titik panas terdeteksi di Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. 

“Titik panas ini berada pada titik koordinat 97.8758 bujur timur dan 3.3377 lintang utara dengan tingkat kepercayaan 69 persen,” terang Zakaria. 

Sebelumnya BMKG juga mendeteksi titik panas di sejumlah wilayah di Aceh, di antaranya di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya dan Aceh Tengah. 

Munculnya titik panas ini, jelas Zakaria, diduga berpengaruh akibat cuaca kemarau yang melanda Aceh saat ini. 

“Aceh saat ini sudah memasuki masa peralihan musim, dari musim hujan ke musim kemarau, oleh sebab itu berdasarkan pantauan peta cuaca, Aceh salah satu daerah yang sangat berpotensi atau mudah terjadinya kebakarang hutan, kebakaran lahan dan kebakaran pemukiman,” bebernya. 

Sementara itu, BPBD Aceh Tenggara melaporkan, pada Selasa (21/1/2020) kemarin telah terjadi kebakaran lahan yang menghanguskan dua hektar lahan. 

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Desa Lawe Sumur, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara sekitar pukul 17.26 WIB. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00