Ini Penjelasan Korban Laka Bus Pariwisata di Jl. Raya Subang-Bandung Tadi Sore

KBRN, Subang : Mala Rosmiyati (40) salah seorang korban yang mengalami luka ringan, saat bus yang ditumpanginya terguling di Jl. Raya Subang-Bandung, Sabtu (18/1/2020) sore tadi, mengungkapkan bahwa bus yang ditumpanginya itu melaju sangat kencang.

Padahal kata Rosmiyati, ia bersama yang lainnya sudah mengingatkan sopir agar tidak kebut-kebutan. Namun, sopir tidak tidak menggubris peringatan yang disampaikan para penumpang dan akhirnya kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan lagi.

"Mobil melaju sangat kencang. Saya ingatkan pak sopir. Eh malah gak didengar. Bahkan kami juga sempat berteriak-teriak. Dan kecelakaan itu pun terjadi tak lama setelah kami ingatkan pak sopir," ujar Mala kepada wartawan di Subang, Sabtu (18/1/2020).

Menurut Mala, ia bersama rombongan dari Depok sudah berwisata ke Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu, sepulangnya dari berwisata, rombongan sempat beristirahat dan menunaikan sholat ashar terlebih dahulu di Mesjid As-Sa'adah Ciater Subang, kemudian sekira pukul 17.00 kurang, rombongan kembali bergegas masuk ke dalam bus.

"Kami bersama rombongan habis berkunjung dari Gunung Tangkuban Parahu, dan pulangnya kami menunaikan Sholat Ashar, sambil beristirahat, dan ngobrol-ngobrol, tidak tahu mau kecelakaan," terangnya.

Lebih lanjut Mala menyatakan kecelakaan yang dialaminya itu merupakan musibah yang tidak bisa dihindarkan lagi, dan ini nasib yang harus diterimanya.

"Ya mau apalagi kita tidak bisa menolaknya, atas musibah yang sudah Alloh tentukan, kami pasrah saja, karena semuanya sudah takdir-Nya," pungkas Mala.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00