Antisipasi Bencana Banjir, BPBD Majalengka Gelar Simulasi

KBRN, Majalengka : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menggelar sosialisasi dan praktek simulasi Search and Rescue (SAR), Selasa (3/12/2019).

Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana, melalui Sekretaris Badan, Arie Heryana mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Jatitujuh untuk mensosialisasikan, mengedukasi dan simulasi penanganan saat menghadapi bencana banjir.

Sebab, menurut dia, wilayah Jatitujuh merupakan wilayah yang tercatat sebagai daerah rawan bencana banjir.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Jatitujuh dapat lebih memahami saat menghadapi bencana banjir atau menolong orang tenggelam," ungkapnya.

Dengan kegiatan itu, lanjut Arie, ke depannya minimal masyarakat Kecamatan Jatitujuh dapat menangani tatkala ada warga yang mengalami kejadian tenggelam.

Menurutnya, masyarakat diharapkan dapat memberikan pertolongan pertama sebelum pihak terkait dapat membantu melakukan evakuasi.

"Tujuan kami, meminimalkan korban ketika ada warga yang terkena kejadian tenggelam atau banjir," imbuhnya.

Sementara itu, Camat Jatitujuh, Rony Setiawan menyampaikan, tujuan menggelar kegiatan sosialisasi dan praktek simulasi SAR adalah untuk memperkenalkan dan memberi pengetahuan kepada masyarakat khususnya untuk kaum muda.

Paling tidak, jelas dia, para kaum muda tersebut dapat menyelamatkan diri dan menolong orang lain jika bencana banjir dan tenggelam melanda di wilayahnya.

"Alhamdulillah, kami bekerjasama dengan BPBD Majalengka berupaya memberikan pemahaman kepada kaum muda, khususnya di Kecamatan Jatitujuh untuk mengenalkan pertolongan pertama saat kejadian bencana banjir," katanya.

Bekerjasama dengan BPBD, Rony mengharapkan, para kaum muda tersebut dapat dilatih dan diberikan pemahaman dalam menghadapi bencana.

Harapannya para kaum muda siap untuk menyelematkan diri dan menolong orang lain saat dibutuhkan.

"Ya, semoga ilmu yang disampaikan petugas BPBD dapat dicerna dan dipahami oleh masyarakat," pungkasnya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00