Kerugian Akibat Karhutla di Kaltim Diproyeksikan Lebih dari Seribu Hektare

KBRN, Jakarta : Kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) diproyeksikan tak hanya seluas 672 hektare. Melainkan lebih dari seribu hektare. Hal itu sebagaimana data yang dihimpun oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim.

Kepala Seksi Pengendali Kerusakan dan Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Shahar Al Haqq menjelaskan, lahan seluas itu baru merupakan kawasan hutan. 

"Sebenarnya 672 hektare itu kawasan hutan," ungkapnya saat berbincang dengan Radio Republik Indonesia, Senin (23/9/2019) dini hari.

Namun dia memprediksi jika luas hutan yang terbakar digabungkan dengan luas lahan yang ikut dilahap si jago merah, maka kerugiannya bisa mencapai lebih dari seribu hektare.

"Kalau soal di luar itu bisa mencapai seribuan hektare lebih. Karena kami yang data, karena kita fokus kepada kawasan-kawasan yang sekitar kawasan hutan maupun dalam kawasan hutan," jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, dari hasil pemantauan langsung di lapangan, rata-rata karhutla di Kaltim terjadi karena ulah oknum masyarakat yang sengaja membakar untuk membuka lahan.

"Rata-rata akibat pengaruh-pengaruh pembukaan lahan yang di luar kawasan hutan kemudian menjalar ke dalam," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00