Terdampak Banjir, Puluhan Hektar Sawah di Solok Gagal Panen

Sejumlah sawah warga terendam banjir bandang di Garabak Data, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, Sumbar, Minggu (14/8/2022). ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Solok/am.

KBRN, Jakarta: Banjir yang melanda Nagari Garabak Data mengakibatkan 60 hektar sawah gagal panen. Nagari Garabak Data  berada di Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. 

"Banjir ini ada 60 hektar terdampak dan sudah didata petugas kita," kata Wali Nagari Garabak Data  Kabupaten Solok, Pardinal dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis (18/8/2022).

Menurutnya, 60 hektar sawah itu milik 60 kepala keluarga di Nagari Garabak Data. "Ada yang padinya sudah ditanam semuanya tercabut oleh air, kemarin masyarakat memperbaiki tanaman padinya," ujarnya.

Ia menjelaskan, perbaikan tanaman padi itu dilakukan dengan ditimpa dengan lumpur dan batu-batuan. "Sekarang masih dalam pengerjaan," kata Pardinal. 

Atas kodnisi banjir ini, pihaknya telah mengabarkan Bupati SOlok. "Kita sudah menyurati bapak bupati beserta BPBD dan dinas terkait di Kabupaten Solok," ujarnya.

Pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Solok untuk melakukan normalisasi sungai dan penguatan tebing di  Nagari Garabak Data, Kabupaten Solok. "Sehingga masyarakat baik pemukiman rumah masyarakat, Sawah di sepanjang aliran sungai ini ada penahanannya," kata dia.

Banjir ini merupakan luapan dari Sungai Simanang-manang akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut. Tiga hari pasca banjir, warga mulai membersihkan sisa lumpur di rumah. Namun, rasa trauma akan banjir yang kembali datang masih dirasakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar