Kemensos Pastikan Bantuan Bagi Anak Korban Covid-19 Masih Berjalan

Sekretaris Jendral Kementerian Sosial, Harry Hikmat (tengah)/ RRI/ Alfreds Tuter/

KBRN, Jakarta: Kementerian Sosial memastikan program bantuan bagi anak yatim, piatu, yatim-piatu yang kehilangan orangtua karena Covid-19 masih berjalan hingga saat ini. Adapun bantuan yang diberikan sebesar Rp Rp300.000 per bulan bagi anak belum sekolah dan Rp200.000 per bulan bagi anak yang sudah sekolah.

"Nah itu program tsb tetap dilanjutkan di 2022 untuk diberikan ke anak yatim tersebut. Bantuan utu diberikan selama 12 bulan setiap tahun," kata Sekretaris Jendral Kementerian Sosial, Harry Hikmat kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Harry menyebutkan, bantuan ini diberikan sebagai santuanan agar memotivasi anak untuk terus sekolah maupun memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Termasuk mencegah anak-anak mengalami ekploitasi dari orang tua untuk memenuhi kebutuhan ekonomi pasca ditinggal tulang punggu keluarga. 

"Dan juga mendapatkan perhatian dari sanak saudaranya kalau bapaknya meninggal dunia ibunya memberikan perhatian. Biar tidak terbebani karena kebutuhan esensialnya itu diperoleh dari itu shg ibunya bekerja tanpa melakukan sesuatu yang akhirnya mengeksploitasi anak," ujar dia.

Lebih lanjut Harry berharap bantuan ini tetap berlanjut di tahun 2023 mendatang. Selain itu penerima manfaat menjadi lebih luas tidak hanya mereka korban Covid-19, tapi mereka anak yang berstatus yatim piatu.

Ia menegaskan, pihaknya telah mengajukan adanya asistensi terhadap kelompok anak dengan kategori tersebut pada Kementerian Keuangan. Adapun totalnya penerima manfaat diperikan mencapai 950 ribu orang.

"Kemudian tahun ini juga bu menteri telah mengusulkan usulan ke kemenkeu ada asistensi rehabilitasi sosial bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu untuk mendapatkan santunan. Dan juga diharapkan mereka bisa memenuhi kebutuhannya bukan hanya anak anak yang karena orang tuanya meninggal dunia karena covid," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar