Ribuan Kepala Keluarga di Kabupaten Katingan Terdampak Banjir

Banjir menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. (Foto: BPBD Kabupaten Katingan)

KBRN, Jakarta: Sebanyak 2.103 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang terjadi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Banjir  juga merendam 953 rumah milik warga.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, Roby dalam perbincangan dengan Pro 3 RRI, Senin (8/8/2022).

"Ketika hujan itu air cepat naiknya, dalam waktu dua hari saja sudah menggenangi beberapa desa. Turunnya air ke bagian hilir itu sangat cepat," kata Roby.

Menurut dia, saat ini ketinggian banjir sudah mulai surut. Hal ini lantaran tiga kecamatan di Katingan ini berada di bagian yang cukup tinggi.

"Air itu rata-rata sudah masuk ke sungai lagi dan tidak meluap dari sungai yang mengalir dari bagian Utara ke Selatan," ujarnya menjelaskan.

Meski demikian, kata Roby, ada dataran rendah dan rumah penduduk yang masih tergenang di tiga kecamatan tersebut. Ia menjelaskan, dalam kejadian ini dilaporkan ada bayi usia satu tahun tenggelam. 

"Ada korban jiwa tetapi kami masih belum kroscek ke lapangan, karena ini baru laporan sementara dari salah satu kecamatan," kata dia menambahkan.

Sejumlah desa terdampak banjir di wilayah tiga kecamatan, Kabupaten Katingan, antara lain Desa Tumbang Habangoi, Nusa Kutau, Batu Tukan, dan Batu Badak di Kecamatan Petak Malai. 

Selanjutnya, Desa Tumbang Kaman, Tumbang Labehu, dan Tumbang Manggu di Kecamatan Sanaman Mantikei. Sedangkan Desa Samba Bakumpai di Kecamatan Katingan Tengah. 

Bupati Katingan telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir terhitung sejak 6 hingga 19 Agustus 2022. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar