Diringkus, Komplotan Pembobol ATM Berusia Belasan 

Polisi memperlihatkan tiga dari enam pelaku pembobol mesin ATM Bank Aceh ditangkap Satreskrim Polresta Banda Aceh, Sabtu (14/5/2022). Foto: ( dok .istimewa )

KBRN, Banda Aceh: Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap komplotan pelaku pembongkaran mesin ATM Bank Aceh, di Gampong Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Sabtu (14/5/2022) dini hari. 

Tiga dari enam pelaku diringkus di kawasan Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (14/5/2022) sekitar pukul 14.57 WIB. 

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh  Kompol M Ryan Citra Yudha mengatakan, begitu mendapat informasi pembongkaran mesin ATM Bank Aceh dan percobaan pencurian, Tim Rimueng Satuan Reskrim dan personel Polsek Ulee Lheue bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

"Kami menuju ke lokasi dan melakukan olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polresta. Alhamdulillah, dari kerja keras personel yang intens melakukan pendalaman akhirnya menunjukkan titik terang," kata Ryan, Sabtu (14/5/2022). 

Ryan melanjuykan, sekitar pukul 14.00 WIB, tim opsnal mendapatkan informasi keberadaan mobil Toyota Avanza putih yang dicurigai ditumpangi para pelaku saat menjalankan aksinya. 

"Mobil itu terlihat berada di kawasan Lamnyong. Begitu mendapat informasi itu tim langsung bergerak cepat," jelas Kompol Ryan. 

Petugas pun melakukan pengendapan dan pengintaian. Namun, pelaku mengendus kehadiran petugas, sehingga para pelaku pun melarikan diri. 

Personel yang tahu kehadirannya diendus, membuat pelaku melarikan diri dan sekitar pukul 14.55 WIB, tiga tersangka tersebut tertangkap di kawasan Lambhuk, Ulee Kareng, Banda Aceh beserta mobil Toyota Avanza BL 1861 LM. 

Ryan menyebutkan tiga pelaku lainnya masih diburu dan polisi sudah mengantongi identitasnya mereka. 

"Begitu aksi para pelaku ini gagal, para tersangka sudah memisahkan diri di kawasan Lamnyong. Ketiga tersangka yang masih buron itupun diminta segera menyerahkan ke polisi, sebelum diambil tindakan tegas dan terukur," pinta Kompol Ryan. 

Pelaku memiliki Peran Masing-Masing 

Dalam menjalankan aksinya sekitar pukul 03.00 WIB itu telah mempersiapkan sebo sebagai penutup wajah. 

Empat tersangka turun dari mobil melancarkan aksinya (termasuk dua pelaku yang di bawah umur). Sementara seorang pelaku lainnya  standby di bagian stir kemudi mobil dan satu lagi sebagai pengintai warga yang melintasi jalan raya dari dalam mobil tersebut. 

"Empat tersangka ini sebagian masuk ke dalam galeri mesin ATM Bank Aceh sambil merusak pengait mesin ATM dan mengecat kamera CCTV di dalam ruang ATM. Lalu, sebagian tugas pelaku lainnya mengikat mesin ATM menggunakan towing strap (tali penderek), kata Ryan. 

Selanjutnya tali penderek itu diikat ke bagian towing mobil. Seketika itu juga mobil menarik mesin ATM Bank Aceh yang sudah diikat dengan towing strap. 

"Mesin ATM Bank Aceh sempat terlepas dari kedudukannya. Alhamdulillah, warga yang tanggap dan melihat hal itu langsung meramaikan lokasi. Para pelaku yang melihat hal itu langsung bergegas melarikan diri," urai Kompol Ryan. 

Ryan menyatakan kini tiga tersangka yang ditangkap tersebut sudah ditahan di Polresta. Namun, di sisi lainnya keterangan ketiganya masih terus didalami dan diintensifkan.

yakni MAM (26) seorang juru parkir warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. 

Mirisnya, dua pelaku lainnya yang ikut terlibat dan ditangkap, masih tercatat anak di bawah umur, masing-masing berinisial MH (16) asal Kota Banda Aceh dan ZUF (16) asal Aceh Timur. 

Sementara tiga pelaku lain yang masih buron itu, berinisial WAH (25), BY (25) dan BBM (23). 

Sebelumnya berkembang informasi ada 5 pelaku yang terlibat dalam kasus pembongkaran mesin ATM Bank Aceh itu dengan menggunakan mobil Toyota Avanza. Namun, belakangan terungkap ternyata ada 6 pelaku, setelah 3 di antaranya tertangkap. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar