FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Potensi Tsunami Erupsi Anak Krakatau Sudah Turun

Dokumentasi - Hasil pantauan visual dari udara, nampak aktivitas lelehan-lelehan lava dari Gunung Anak Krakatau (GAK) turun ke laut. (Foto: Dok. BNPB-BMKG)

KBRN, Jakarta: Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengutarakan, berdasarkan pengamatan secara visual, potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) sangat kecil atau sudah turun.

Penyebab turunnya potensi tsunami tersebut adalah, erupsi sudah melemah dan hanya berupa lelehan-lelehan lava yang masuk ke laut saja, tidak ada ledakan-ledakan atau tidak ada explotion.

"Potensi tsunami akibat erupsi turun atau sangat kecil, karena kami sudah lihat secara visual. Hanya lelehan-lelehan lava yang masuk ke laut saja tidak ada explotion sama sekali," ungkap Dwikorita melalui video Instagram yang diterima RRI.co.id, Sabtu (30/4/2022).

Sebelumnya, Kepala BMKG bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Suharyanto, dan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan, melakukan tinjauan udara Gunung Anak Krakatau menggunakan helikopter Bell 412, Kamis (28/4/2022).

Mereka melakukan pemantauan perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, secara visual.

"BMKG bersama PVMBG terus monitor perkembangan Gunung Anak Krakatau berikut potensi tsunami yang diduga akan timbul. Kami segera update perkembangan apabila ada sesuatu yang sekiranya membahayakan," sambung Dwikorita.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar