FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Gempa Sumur: BPBD Lebak Mendata Kerusakan Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, mengatakan, pihaknya masih memantau dan melakukan pendataan atas kerusakan terbaru akibat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6.6 yang mengguncang Barat Daya Sumur, Pandeglang, Banten, Jumat (14/1/2022) kemarin. Menurut dia, BPBD terus berupaya untuk memberikan bantuan dan logistik ke beberapa kecamatan yang terdampak. (Dok. BNPB)

KBRN, Lebak: Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, mengatakan, pihaknya masih memantau dan melakukan pendataan atas kerusakan terbaru akibat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6.6 yang mengguncang Barat Daya Sumur, Pandeglang, Banten, Jumat (14/1/2022) kemarin.

Menurut dia, BPBD terus berupaya untuk memberikan bantuan dan logistik ke beberapa kecamatan yang terdampak.

"Untuk kerugian materi masih dalam proses penghitungan dan BPBD masih terus melakukan inventarisasi dan berkoordinasi, baik dengan relawan yang tersebar maupun muspika hingga pemerintah desa," ujarnya di Lebak kepada wartawan, seperti dikutip RRI.co.id, Sabtu (15/1/2022).

Dalam kejadian gempa ini tidak ada korban jiwa, tetapi dua warga Lebak mengalami luka ringan di bagian kepala.

BACA JUGA: Gempa Banten, Dua Dapur Umum di Sumur

Febby lantas mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga karena saat ini masih berpotensi aftershock atau gempa susulan.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6.6 mengguncang Barat Daya Sumur, Pandeglang, Banten, Jumat (14/1/2022) kemarin.

Menurut informasi yang dihimpun RRI.co.id hingga Sabtu (15/1/2022) siang, total 15 kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak gempa.

Lima belas kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak gempa itu adalah Rangkasbitung, Cibadak, Gunung Kencana, Wanasalam, Cihara, Malingping, Banjarsari, Sobang, Cirinten, Cikulur, Bayah, Lebakgedong, Leuwidamar, Cijaku dan Cigemblong.

BACA JUGA: 15 Kecamatan Wilayah Lebak yang Terdampak Gempa

Berdasarkan keterangan resmi BNPB yang diterima RRI.co.id, Sabtu (15/1/2022), berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, gempa dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Warga sempat berhamburan keluar rumah saat merasakan kuatnya guncangan.

Sementara itu, laporan visual yang dihimpun dari lapangan, beberapa rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan di bagian atap dan teras.

Guncangan gempabumi juga dirasakan hingga wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. 

Beberapa warga maupun pegawai kantor sempat berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempabumi.

BPBD Kabupaten Cianjur juga melaporkan bahwa guncangan gempabumi itu juga sempat dirasakan di wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

Adapun BPBD Kabupaten Lampung Barat juga melaporkan hal yang sama, bahwa guncangan gempabumi dirasakan hingga 2-3 detik di wilayah Kabupaten Lampung Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar