Gempa Banten, Dua Dapur Umum di Sumur

Ilustrasi: ( Seorang relawan menulis menu makanan bagi para pengungsi letusan gunung Semeru di Dapur Umum Tagana di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). ( ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/aww )

KBRN, Pandeglang: Polda Banten mendirikan dapur umum dan tenda pengungsi bagi korban gempa yang dipusatkan di Lapangan Kertamukti, Kecamatan Sumur.

Dapur umum juga didirikan di Kantor Kecamatan Sumur yang menjadi posko penanganan bencana gempa.

"Ini akan kita berikan pelayanan untuk warga yang terdampak," ujar Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto usai meninjau dapur umum dan tenda pengungsi korban gempa, Sabtu (15/1/2022).

BACA JUGA: BNPB Minta Pendataan Segera Korban Gempa Banten

Kapolda mengatakan, meski belum diisi, namun tenda pengungsi itu didirikan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi gempa susulan, masyarakat bisa langsung memanfaatkan tenda pengungsi yang didirikan Polri.

"Namun sudah kami siapkan termasuk dapur umum yang kami dirikan di dua titik, Pandeglang dan Lebak. Siapa tau nanti ada warga yang ingin mengungsi karena rumahnya tidak bisa ditempati. Kami siapkan tempatnya di titik-titik tertentu sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat," katanya.

BACA JUGA: Bupati Pandeglang: Korban Gempa Mulai Pulang Rumah

Kapolda menerangkan, dapur umum di Kecamatan Sumur didirikan di dua titik. 

"Di Pandeglang ada dua lokasi, di kantor Kecamatan dan Lapangan Kertamukti yang bersifat mobile, jadi bisa dipindahkan kapan pun," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar