Korban Gempa Banten: Manfaatkan Genteng dan Bata

Warga sedang mengais sisa runtuhan bangunan yang rusak akibat gempa bumi di Sumur Jumat (14/1/2022) kemarin. (RRI/Dendy)

KBRN, Pandeglang: Usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 6.6 mengguncang Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Jumat (14/1/2022), warga terdampak mulai mengais sisa-sisa runtuhan bangunan.

Sejumlah material bangunan seperti genteng dan batu bata dipilah agar dalat digunakan lagi.

Mumun warga Kampung Cikaret, Desa Tunggal Jaya mengatakan, memanfaatkan sisa reruntuhan direncanakan untuk membangun kembali ruangan rumahnya yang roboh.

"Sekarang lagi memanfaatkan barang-barang yang masih bisa digunakan," katanya.

Mumun mengatakan, akibat gempa bumi, ruangan dapur dan kamar rumahnya ambruk. Beruntung peristiwa itu tidak sampai melukai anggota keluarganya.

"Saat kejadian lagi nyapu, mau mandi. Tiba-tiba kejadian. Kerasa kenceng banget, lumayan lama," ceritanya.

Namun begitu dia enggan mengungsi. Mumun memilih untuk bertahan di rumahnya sambil berharap adanya bantuan dari pemerintah.

"Barang-barang pecah belah rusak juga, kaya piring, gelas. Kalau eletronik nggak ada yang rusak. Tidak mengungsi, takut ada yang masuk ke rumah. Jadi tidur di teras rumah," jelasnya.

Cerita yang sama diutarakan Saniah, warga Kampung Cikaret, Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur, lainnya.

Dia mengaku sedang membantu menurunkan genteng rumah yang masih utuh agar tidak semakin jatuh dan rusak.

"Lagi benahin genteng yang masih bisa dipakai, pak. Daripada semakin turun, nanti malah hancur. Soalnya atap rumah sudah banyak yang bolong karena gempa kemarin," ucapnya.

Diketahui, BPBD mencatat ada 263 unit rumah warga mengalami kerusakan yang tersebar di 77 desa.

Akibat gempa, ada 23 kecamatan yang terdampak dari 35 kecamatan se-Pandeglang. Namun BPBD belum mengklasifikasikan berapa rumah yang mengalami rusak ringan, sedang, atau berat.

Selain itu, ada pula beberapa fasilitas umum dan kantor pemerintahan yang mengalami kerusakan.

Di Kecamatan Sumur, gempa mengakibatkan plafon Puskesmas Sumur ambruk, lalu 1 bangunan masjid juga dilaporkan rusak.

Sementara di Kecamatan Bojong ada 1 musala yang rusak. Di Cibaliung ada 3 kantor desa yang terdampak.

Tak hanya itu, sarana pendidikan juga ada yang terdampak. Ada 10 sekolah yang rusak, 5 di Kecamatan Sumur, sisanya di Kecamatan Cibaliung, Cikeusik, dan Mandalawangi. Ada juga 1 pondok pesantren yang terdata mengalami kerusakan di Kecamatan Sumur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar