Dana Stimulus untuk Korban Gempa Banten

Pemerintah akan memberi bantuan bagi rumah warga yang rusak akibat gempa Sumur. (Istimewa)

KBRN, Pandeglang: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendata sebaik mungkin rumah yang terdampak bencana gempa bumi 6.6 magnitudo Jumat (14/1/2022) yang berpusat di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto meminta tidak ada korban bencana yang terlewat dari pendataan. Sebab hasil pendataan itu akan menjad acuan pemerintah untuk mendistribusikan bantuan.

"Nanti dari hasil pendataan akan terlihat berapa dana yang dibutuhkan, ada namanya dana stimulan," ujarnya saat meninjau lokasi terdampak gempa di Puskesmas Sumur, Sabtu (15/1/2022).

Dia menyebut, rumah-rumah yang rusak akibat gempa dipastikan akan mendapat bantuan dengan nominal yang bervariasi.

"Jadi bagi warga masyarakat yang rumahnya rusak berat Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta, rusak ringan Rp10 juta. Artinnya dengan bantuan dari pemerintah sedikit menenangkan korban, ada juga dana tak terduga. Ini juga dapat membantu masyarakat," jelasnya.

Sementara dari hasil pendataan BPBD Pandeglang, tercatat 1.100 unit rumah mengalami kerusakan yang tersebar di 123 desa. Jumlah itu terdiri atas 617 rumah rusak ringan, 269 rusak ringan, dan 214 rusak berat

"Ini tentu saja berkembang terus, saat ini masih pendataan. Tadi saya katakan ini ada ribuan rumah nah ini sudah diberikan bantuan awal," tandasnya.

Adapun saat ini, Pemkab Pandeglang menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar