Dampak Gempa, Satu Warga Lebak Luka Ringan

Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten, Jumat (14/1/2022). Gempa berkekuatan 6,7 SR tersebut mengakibatkan sejumlah rumah rusak. ( ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa )

KBRN, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, satu warga di Kabupaten Lebak mengalami luka ringan akibat gempa magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Banteng, Jumat (14/1) sore.

"Di Lebak, dua sekolah rusak. Satu warga luka ringan," Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, kepada Pro3 RRI, Jumat (14/1/2022).  

Abdul menerangkan, terdapat 28 rumah, tujuh sekolah, dan satu pabrik mengalami kerusakan. Namun pihaknya belum menerima laporan jenis kerusakan yang dialami bangunan tersebut.

"Dampak dari gempa ini terkonsentrasi di wilayah episenter, Lebak Pandeglang, dan Serang. Di Pandeglang, 27 unit rumah rusak, tingkatan rusak masih dilakukan di lapangan, lima unit sekolah, satu unit puskesmas, dan satu pabrik. Untuk di Serang satu rumah rusak sedang. Lebak, dua sekolah rusak," rincinya.

Abdul mengatakan, BNPB telah mengirimkan tim reaksi cepat untuk melakukan pendampingan bagi pemerintah daerah dalam melihat situasi.

"Sehingga apa yang bisa kita dukung untuk mengoptimalkan masyarakat terdampak, termasuk mendata kerusakan rumah," ujarnya.

Diketahui, Gempabumi dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Banteng, Jumat (14/1) pukul 16.05 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis pusat gempabumi itu berada di 7.01 LS dan 105.26 BT pada kedalaman 10 meter. 

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, gempabumi itu dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar