FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Pendistribusian APD Peneyelamat Korban Letusan Semeru

KBRN, Jakarta: Pencarian korban erupsi gunung Semeru yang di lakukan pihak penyelamat atau pun relawan masih berlangsung.

Terkait hal tersebut, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) menyerahkan sejumlah alat pelindung diri (APD) untuk para relawan yang terdiri dari masker respirator, rompi, sepatu boot dan helm tim rescue.

Manager Humas PPLI, Arum Tri Pusposari, mengatakan penyerahan secara simbolis langsung dilakukan di kantor PPLI, kawasan Bogor. Nantinya APD tersebut akan di bawa langsung ke kawasan Lumajang, Jawa Timur. 

""Penyerahan simbolis dilakukan hari ini yang selanjutnya dibawa langsung ke Lumajang," katan Arum, kepada wartawan, Jumat (10/12/2021). 

PPLI sendiri dikenal sebagai perusahaan yang peduli kepada isu lingkungan dan perhatian kepada pelestariannya. Perhatian terhadap kerusakan akibat erupsi Semeru ini merupakan kiprah sosial mengingat Jawa Timur adalah daerah yang menjadi lingkup bisnis PPLI. 

"Di Jawa Timur ada dua depo PPLI, kita juga perhatian dengan kondisi yang ada di wilayah usaha kita," ungkap Arum.

Diketahui, jumlah korban meninggal akibat erupsi Semeru yang berhasil ditemukan tim penyelamat terus bertambah. Data terbaru 44 orang telah ditemukan meninggal dunia dan 104 orang luka-luka. Sedangkan yang hilang masih ada saja data baru masuk.

Sementara itu, President Direktur PPLI Yoshiaki Chida berharap erupsi segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktifitas dan korban tidak terus bertambah. 

"Atas nama PPLI kami turut menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban baik yang meninggal, luka-luka maupun yang berada di pengungsian," ucapnya.

Bantuan yang diberikan PPLI di masa tanggap darurat ini, lanjut Chida sebagai dukungan kepada para relawan dan petugas penyelamatan agar bisa maksimal mencari korban-korban yang masih belum ditemukan.

Direktur Eksekutif Indonesia Care, Lukman Azis menyambut positif dukungan PPLI untuk erupsi Semeru. 

"Insya Allah dukungan yang diberikan bisa maksimal dimanfaatkan para relawan membantu proses evakuasi korban," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar