Banjir dan Puting Beliung Hantam Kabupaten Tangerang

Puluhan rumah rusak di Kabupaten Tangerang akibat angin puting beliung disertai banjir

KBRN, Tangerang : Angin puting beliung disertai banjir menerjang tiga desa di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten. Walau tidak menelan korban jiwa, namun sebanyak 253 kepala keluarga (KK) dan 29 rumah warga porak poranda akibat bencana tersebut. 

"Setelah ditinjau dan didata, ada 29 rumah, 15 rumah rusak berat dan 14 rumah rusak ringan yang terkena angin puting beliung," ungkap Abdul Munir, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang kepada rri.co.id, Selasa (7/12/2021). 

Munir merinci kerusakan rumah yang diterjang puting beliung tersebut terjadi di Desa Pagedangan Ilir sebanyak satu rumah dan Desa Pangejahan 28 rumah. Sedangkan, terdapat 30 KK yang terdampak akibat robohnya rumah mereka. 

"Di dua desa itu masih didata untuk mengetahui dari segi kerusakan. Angin puting beliung datang bersamaan di saat hujan lebat yang turun, sejak Senin (6 Desember 2021, Red) pukul 18.00 WIB," terangnya. 

Kemudian, sambung Munir, banjir juga melanda Desa Ketapang Palelangan. Pada RT12/05 Ketinggian air mencapai 50 centi meter dan 103 KK yang terdampak. 

"Sementara di RT11/04, ketinggian air mencapai 50 centi meter dan warga yabg terdampak sebanyak 120 KK," ucapnya. 

Sementara Camat Kronjo, Tibi menuturkan, tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Saat ini, sebagian warga yang terdampak dari terjangan angin puting beliung tersebut telah mengungsi di rumah kerabatnya. 

"Saat ini sebagian mengungsi dirumah kerabatnya itu bagi rumahnya yang rusak berat, dan sebagian lagi masih ada yang tetap bertahan," jelas Tibi. 

Tibi menambahkan, semua korban yang terdampak akan mendapat bantuan sesuai dengan klasifikasi kerusakannya. Baik rusak ringan, rusak berat maupun rusak sedang. 

"Dan itu warganya kita sudah tangani semuanya dengan diberikan bantuan. Kami pun terus melakukan pemantauan, apa lagi sudah memasuki musim hujan kita harus siaga terus," tuntasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar