Stres Penyakit, IRT Tewas Tergantung Dikamar Mandi

Ilustrasi

KBRN, Tangerang : Ignasi Surati, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Perumahan Ciledug Indah II, No.3 blok E.19  RT.005/07 Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah,  Kota Tangerang ditemukan tak bernyawa dengan leher tergantung dikamar mandi rumahnya. 

Diduga, janda beranak dua itu stres dengan penyakit komplikasi yang dideritanya yang tidak kunjung sembuh. 

Kanit Reskrim Polsek Cileduk, AKP James Herizanto mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), di jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah ke tindak pidana. 

"Ditubuh korban di bagian leher ditemukan memar melilit akibat ikatan tali pada saat tergantung di kamar mandi," ungkapnya kepada rri.co.id, Jumat (22/10/2021). 

Sementara, sanbung James, diduga akibat stres karena penyakit komplikasi yang dideritanya tak kunjung sembuh. "Sebelum kejadian, menurut keterangan pihak keluarga, korban sudah sering mengeluh tentang penyakit yang dialami, yaitu komplikasi serta tidak kuat lagi atas penyakit yang diderita dan sering mengeluh akan bunuh diri," paparnya. 

Teebih lagi, lanjutnya, korban hidup status janda ditinggalkan suami yang sudah lama meninggal dan hidup dengan anak laki-laki yang keterbelakangan mental. 

"Keluarga korban mengaku tekah iklas dengan peristiwa ini, oleh sebab itu jenazah korban tidak dilakuka  autopsi," imbuh James. 

Peristiwa itu berawal saat seorang saksi bernama Lukman mendegar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban. Kemudian saksi Lukman masuk kerumah korban dan melihat anak korban sudah menangis. 

Lukmanpun mengetok-ngetok pintu kamar mandi dan tidak ada jawaban dari kamar mandi sehingga selanjutnya saksi Lukman menghubungi anak menantu korban bernama Yosafat bila ibu mertuanya ada dikamar mandi terkunci. Alhasil, pintu kamar mandipun didobrak dan terlihat korban sudah tergantung. 

Dilokasi terpisah, seorang pemuda ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang juga dengan kondisi tergantung seutas tali. Polisi menduga korban bunuh diri karena diputus cinta. 

"Iya benar kejadian gantung diri remaja. Dugaannya karena putus cinta, minta balikan nggak diterima sama mantannya," ujar Kanit Reskrim Polsek, Ciputat Iptu Deni Nova. 

Peristiwa ini diketahui pada Kamis (21/10). Korban yang berusia 18 tahun itu baru saja lulus SMA tahun ini. Sementara itu, dari keterangan keluarga, korban dikenal sangat pendiam. Korban jarang menceritakan masalah pribadi ke keluarga. 

Tidak ada yang mengetahui kejadian korban bunuh diri ini. Korban pun ditemukan meninggal oleh temannya yang curiga lantaran korban tidak bisa dihubungi. 

"Waktu kejadian sama adiknya aja yang kecil. Nggak ada yang tahu sebelumnya. Cuma kawan sekolahnya main ke rumah karena ditelepon sebelumnya sama korban," kata keluarga korban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00