Para Korban Gempa Bali Diberikan Santunan

KBRN, Bali: Sebanyak tiga korban luka berat gempa bermagnitudo 4,8 di Kabupaten Bangli, Bali mendapatkan bantuan santunan sebesar Rp5 juta/orang dari Kementerian Sosial, Senin (18/10/2021).

Menteri Sosial, Tri Rismaharini datang langsung menyampaikan bantuan sambil menengok kondisi para korban di Rumah Sakit Umum Bangli.

"Mana yang sakit?," tanya Risma saat tiba di Bangli, Bali, Senin (18/10/2021).

Seorang perawat yang berjaga langsung masuk ke ruang perawatan para korban. Kemudian memastikan para korban dalam keadaan stabil. 

"Hari ini kondisinya stabil," tutur perawat tersebut.

Risma lalu berdialog dengan salah satu korban. Ia mendoakan agar keadaanya cepat membaik. Sambil sesekali bercanda dengan si ibu yang sudah memasuki usia senja.

"Cepet sehat ya bu, tapi ibu ini loh 71, masih keliatan muda," ujarnya. 

Di sisi lain, perawat RSU Bangli ini memastikan kembali selain perawatan medis, pihaknya juga memberikan pendampingan untuk trauma yang mungkin dialami korban. Ia berjanji akan memantau terus perkembangan kesehatan korban.

Mendengar hal itu, Risma lantas menjawab dan mengatakan Kemensos memiliki program Rehabilitasi Sosial. Ia kembali mendoakan agar para korban yang masih menjalani perawatan ini bisa kembali sehat dan berkumpul dengan keluarga di kediamannya masing-masing.

"Cepat sehat ya bu," tuturnya.

Sebagai informasi, santunan tersebut merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Menteri Sosial, Tri Rismaharini ke sejumlah lokasi gempa bermagnitudo 4,8 di Bali. Dua lokasi ini Desa Trunyan, Kabupaten Bangli, dan Desa Ban, Kabupaten Karangasem.

Selain itu, dalam kunjungan ini, Risma juga menyerahkan santunan ahli waris.

Yakni untuk 2 orang korban meninggal di Bangli sebesar Rp30.000.000 (@Rp15.000.000). Santunan luka berat 3 orang Rp15.000.000 (@5.000.000).

Santunan ahli waris untuk satu orang korban meninggal di Kabupaten Karangasem Rp15.000.000.

Santunan luka berat tiga orang Rp15.000.000 (@Rp5.000.000).

Santunan luka ringan tiga orang Rp6.000.000 (@Rp2.000.000).

Total nilai santunan di kedua daerah sebesar Rp81.000.000. Dengan demikian total bantuan Kemensos baik berupa bantuan logistik maupun santunan sebesar Rp329.189.122.

Menurut data Kemensos RI, korban sementara tercatat tiga orang meninggal dunia, dan delapan orang luka-luka karena tertimbun.

Mereka merupakan warga Desa Trunyan. Kondisi akses jalan ke lokasi tertutup dan hanya bisa dilalui lewat jalur danau. (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00