Perubahan Musim, di Kalteng Terpantau 'Hotspot'

KBRN, Palangka Raya: Meski ada hujan dengan intensitas rendah, namun potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sebab ditinjau dari parameter analisa cuaca, sebagian besar wilayah di Kalimantan Tengah masuk katagori lahan yang mudah terbakar. 

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya dan pantauan Satelit Terra, Aqua, SNPP dan NOA, pada hari Rabu Tanggal 13 Oktober 2021 update pukul 00.00 – 23.00 WIB, sebanyak 41 titik hotspot di beberapa daerah di Kalimantan Tengah. 

“41 titik hotspot ini berada di wilayah Kabupaten Barito Utara 3 titik, Kapuas 1 titik, Katingan 8 titik, Lamandau 6 titik, Murung Raya 11 titik, Seruyan 2 titik, Kotawaringin Barat 6 titik, dan Kotawaringin Timur 4 titik,“ kata Plt. Kepala Pelaksana BPBPK Provinsi Kalteng, Erlin Hardi, Sabtu (16/10/2021).

Pihaknya menghimbau seluruh masyarakat agar dalam membersihkan lahannya jangan sesekali dengan cara dibakar.

"Karena dapat menyebabkan hal-hal yang tidak kita inginkan bisa terjadi,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00