FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Dhany Sukma: Banjir Jakpus Surut Enam Jam

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma (Dok. Istimewa/kompas/Rima Wahyuningrum)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) siap membangun turap atau tembok pembatas di pinggir Kali Krukut, mulai Senin mendatang.

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma berharap, pembangunan tanggul ini dapat mencegah luapan air kali/sungai sehingga mampu mencegah banjir, dan kalaupun harus terjadi bencana banjir, ia menargetkan akan surut dalam waktu enam jam. 

"Minggu depan rencananya mulai dibangun turap atau tanggul. Tiap selokan air dan stasiun pompa air harus dipastikan berfungsi baik, sehingga air surut maksimal enam jam dapat terpenuhi," kata Dhany Sukma di Jakarta, saat ditemui RRI.co.id, Sabtu (9/10/2021).

Pengerjaan tembok pembatas tersebut dibantu oleh petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Jakarta Pusat dan juga pasukan oranye.

Material yang digunakan dalam pembangunan tanggul tersebut berasal dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane ‎(BBWSCC).

Sementara pembangunan tanggul tersebut, dirinya menggerakkan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat membersihkan tiap selokan yang tersumbat karena sampah atau lumpur. 

Selain itu, Pemkot Jakpus juga bakal menyiapkan bioswale yang merupakan tanah untuk menyerap air hujan.

Di atas tanah tersebut bakal ditempatkan tanaman dan bunga-bunga.

"Bioswale ini terbuat dari beberapa bahan alami seperti pasir dan serabut kelapa, lalu di bawahnya terdapat pipa untuk mengalirkan air hujan ke tempat saluran pembuangan," ujar Dhany.

Ia menambahkan, bioswale ini akan dipasang di tempat rawan banjir, di antaranya Kelurahan Karet Tengsin, Johar Baru, dan Petamburan.

Selain itu Dhany juga mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. 

"Sekali lagi saya ingatkan jangan buang sampah sembarangan, apalagi di tempat saluran air," tutup Dhany. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00