FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Pompa Mati, Rusak, Masalah Jakarta Menjelang Banjir

Ilustrasi / Warga memasang pompa untuk mengeluarkan air dari warung makan miliknya saat banjir (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

KBRN, Jakarta: Pemerintah diminta tegas menuntaskan masalah di wilayah yang menjadi langganan banjir dan bukan melulu mengetengahkan masalah klasik. 

Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Nirwono Yoga mengatakan, persiapan setiap menjelang musim hujan selalu normatif, seperti grebek lumpur atau sungai yang seharusnya dapat dilakukan sepanjang tahun sebelum masuk musim hujan. 

"Seperti persiapan pompa gak ada alasan mati. Kan kita punya kurun waktu satu tahun, agar saat musim hujan siap digunakan," kata Nirwono kepada RRI.co.id di Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Menurutnya, untuk jangka pendek, wilayah yang biasanya menjadi langganan banjir perlu di-setting peringatan dini.

"Agar masyarakat tahu harus bagaimana dan kemana. Contoh daerah bantaran kali, kan sudah ada ketentuannya di bencana sipil tata ruang kita, yaitu merelokasi pemukiman ke rusun terdekat," ujarnya menambahkan.

Nirwono mencontohkan lagi, dari 13 sungai/kali yang sudah diprogram, di antaranya, Ciliwung, Pesanggrahan, Muara Angke dan Sunter, terhenti sejak 2017.

Hal ini menurut Nirwono, akibat iklim pendekatan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) berbeda dari tahun ke tahun. 

BACA JUGA: Antisipasi Banjir, Pompa Air Jakarta Pusat Diperbaiki

"Ini sudah diprogram untuk 2022, sebetulnya sudah tahap pembebasan lahan dan mulai ada pekerjaan infrastrukturnya. Tapi berhenti karena hal teknis seperti nama program dari normalisasi ke naturalisasi," tutup Nirwono. 

Diberitakan RRI.co.id sebelumnya, untuk antisipasi genangan atau banjir di musim hujan bulan Oktober mendatang, Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan perbaikan terhadap mesin pompa air. 

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Abdul Rauf Gaffar mengatakan, seluruh pompa air di wilayah Jakarta Pusat dalam tahap perbaikan. 

"Saya sudah mengecek ke semua pompa yang ada di Jakarta Pusat. Saat ini semuanya dalam proses perbaikan," ucap Abdul di Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Selasa (28/9/2021). 

Abdul Rauf menjelaskan, perbaikan tersebut bukanlah pompa air dinyatakan rusak ataupun mati.

Melainkan Sudin SDA Jakpus melakukan pemeliharaan terhadap semua pompa yang ada di Jakarta Pusat. 

"Ini bentuk pemeliharaan pompa air agar saat musim penghujan pompa air dalam keadaan baik," ucap Abdul. 

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan, bahwa sesuai dengan arahan gubernur DKI Jakarta pada bulan Oktober 2021, semua wilayah sudah harus siap mengatasi genangan dan banjir. 

"Ini sudah dekat bulan oktober, kita harap semua penanganan musim penghujan bisa lebih baik," ujar Dhany. 

Menurut Dhany, mengenai adanya pompa air di wilayah Jati Pinggir (Japing), Petamburan, Tanah Abang masih dalam perbaikan.

Bahkan ada satu pompa air yang kondisinya mati total. 

"Japing dua dan tiga, infonya masih dalam perbaikan. Apalagi infonya saya tanya ke petugas itu pompa air di Japing tiga mati total," ungkap Dhany.  (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00