Warga Baubau Diimbau Waspada Banjir dan Longsor

KBRN, Baubau: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau mengimbau warga mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor.

Itu, menyusul hujan yang terus melanda Baubau beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah menyiagakan tim untuk memantau lansung semua lokasi rawan banjir di Baubau.

Beberapa lokasi rawan banjir itu, kata Muslimin, di antaranya berada di Kelurahan Liabuku, Walibuku, dan Karing-karing.

Biasanya banjir di wilayah tersebut dapat merendam rumah penduduk.

"Waspada betul karena di wilayah itu kalau sudah hujan deras selama 2 sampai 3 jam tanpa henti maka itu sudah potensi banjir di Liabuku, Walibuku dan Karing-karing, utamanya disana (banjir merendam) rumah-rumah penduduk," ungkap Muslimin Hibali kepada RRI di Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis(20/9/2021).

Muslimin juga mengatakan, selain tiga kelurahan itu, lokasi rawan banjir yang juga menjadi perhatian pihaknya berada di Kelurahan Bataraguru.

"Tepatnya, di depan kantor Pemadaman Kebakaran. Di lokasi tersebut sangat rawan terendam banjir karena wilayahnya dataran rendah," kata dia.

Biasanya, lanjut dia, bila hujan deras, air dari wilayah dataran tinggi lansung mengalir ke lokasi tersebut.

"Mudah-mudahan hujan tidak terlalu lama waktunya, tapi kalau sudah 2 jam hujan pasti Bataraguru jadi sasaran," kata dia.

Bahkan, kata dia, selain banjir, yang juga mesti diwispadai warga adalah longsor.

Berbagai wilayah berpotensi longsor itu antara lain berada di jalan Anoa.

"Tepatnya di depan pintu masuk air jatuh Tirta Rimba, Kilometer 10, dan di Kelurahan Waborobo," kata dia.

Di tiga lokasi itu kata Muslimin, biasanya terjadi longsor dan menutupi badan jalan.

"Sehingga bagi pengendara diminta selalu waspada bila melintas di semua lokasi tersebut," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00