Sepuluh Kecamatan di Trenggalek Rawan Longsor

Ilustrasi longsor: (dok. IST)

KBRN, Trenggalek: Hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, sebanyak 10 kecamatan masuk peta daerah rawan longsor.

Kepala BPBD Trenggalek Joko Rusdiyanto menyebut, ada 10 kecamatan yang warganya diminta untuk lebih waspada, diantaranya Kecamatan Trenggalek, Bendungan, Pule, Panggul, Watulimo, Kampak, Durenan, Dongko dan Munjungan.

"Belum lama ini longsor menerjang wilayah Kecamatan Bendungan. Akibat hujan deras, bukit setinggi 50 meter di Desa Depok, ambrol. Material tanah setinggi empat meter sempat memutus akses jalan antar desa," jelasnya, Minggu (19/9/2021).

Menurut Joko, hasil pemetaan lebih mendalam, ada 45 titik rawan longsor yang tersebar di 10 kecamatan. Ada struktur tanah yang tidak bisa menerima air terlalu banyak.

Pada pertengahan bulan September ini, hujan mulai mengguyur wilayah Trenggalek. Intensitasnya cukup tinggi dan merata.

Dengan konsep Desa Tangguh Bencana, warga yang bermukim di daerah rawan bencana, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama di saat hujan mengguyur deras.

Himbauan untuk waspada terus dilakukan. Termasuk mempersiapkan penanganan kalau bencana terjadi, pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00