Cegah Karhutla, Polri Luncurkan Aplikasi ASAP

Monitoring Center ASAP Digital Nasional (Dok. Tangkapan Layar)

KBRN, Jakarta: Polri melaksanakan peluncuran Aplikasi Sistem Analisa Pencegahan (ASAP) untuk mengatasi terus adanya Karhutla.

Peluncuran aplikasi tersebut juga dilakukan dengan pemasangan CCTV di 10 Polda rawan Karhutal. 

CCTV yang saat ini sudah terpasang berada di Polda Aceh satu unit, satu di Polda Sumatera Utara, 1 di Polda Riau, 15 di Polda Jambi, lima di Polda Sumatera Selatan, satu di Polda Kalimantan Selatan, satu di Polda Kalimantan Tengah, satu di Polda Kalimantan Barat, satu di Kalimantan Timur, dan satu di Polda Kalimantan Utara.

Bahkan, pada Desember mendatang akan ditambah 40 titik di wilayah Polda Kepulauan Riau, Polda Sulawesi Utara dan Polda Papua.

"CCTV ini dapat mendeteksi data titik api yang update setiap lima menit dengan  menyesuaikan data update satelit Lapan," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanat peluncuran Aplikasi Sistem Analisa Pencegahan (ASAP) yang disiarkan secara daring, Rabu (15/9/2021).

Sigit membeberkan sejak awal 2021 telah terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di 800 titik api. Namun, tidak dirinci di wilayah mana saja titik api itu tersebar.

"Dari awal 2021 telah terjadi Karhutla seluas 105.791 hektare, dengan titik api sebanyak 800," ujar Sigit. 

Menurut Sigit, secara keseluruhan data penindakan Karhutla hingga 2021 terdapat 126 kasus dengan 129 tersangka. Total lahan yang terbakar mencapai 634.000 hektare.

CCTV tersebut memiliki kemampuan memantau jangkauan 4 km, radius 8 km dengan luas 5.026 hektare. Kemudian, dapat diperbesar (zoom) 40x.

Peluncuran aplikasi ini juga berkolaborasi dengan TNI, Kejaksaan Agung, KLHK, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, LAPAN, BNPB, dan Telkomsel.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00