Bengkulu Berpotensi Tsunami, Berikut Tahapan Menyelamatkan Diri

Foto: Unsplash/Todd Turne

KBRN, Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan jika gempa bumi Maluku Tengah yang terjadi Rabu (16/6/2021) pukul 11.43 WIB berpotensi tsunami.

Masyarakat di sekitar pesisir pantai pun diharapkan menjauh dari lokasi.

"BMKG : WASPADA Gempa Susulan dan Potensi TSUNAMI akibat longsor ke/di bawah laut bagi Masyarakat di sepanjang PantaiJaputih sampai PantaiApiahu Kabupaten Maluku Tengah, P. Seram, Maluku. SEGERA menjauhi pantai menuju tempat tinggi," tegas BMKG seperti dikutip dari Twitter resminya, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Gempa Maluku Tengah: Rumah Rusak, Potensi Tsunami

Dilansi dari Buku Panduan Siaga BNPB, Rabu (16/6/2021), dijelaskan jika Secara harfah, tsunami berasal dari Bahasa Jepang. Tsu berarti “pelabuhan” dan nami berarti “gelombang”. 

Secara umum tsunami diartikan sebagai gelombang laut yang besar di pelabuhan. Jadi, secara bebas kita bisa mendeskripsikan tsunami sebagai gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan gangguan impulsif yang terjadi pada medium laut. 

Gangguan impulsif itu bisa berupa gempa bumi tektonik di laut, erupsi vulkanik (meletusnya gunung api) di laut, longsoran di laut, atau jatuhnya meteor di laut.

Tindakan sebelum bencana: 

1. Pembangunan sistem peringatan dini

2. Pembangunan tempat evakuasi (shelter) di sekitar daerah pemukiman, pembangunan tembok penahan tsunami pada garis pantai yang berisiko, penanaman mangrove serta tanaman lainnya di sepanjang garis pantai untuk meredam gaya air tsunami

3. Meningkatkan pengetahuan masyarakat lokal khususnya yang tinggal di pinggir pantai tentang tsunami dan cara-cara penyelamatan diri terhadap bahaya tsunami

4. Melaporkan secepatnya jika mengetahui tanda tanda akan terjadinya tsunami kepada petugas yang berwenang: Kepala Desa, polisi, stasiun radio, SATLAK PB maupun institusi terkait

5. Cari tahu informasi bencana melalui radio atau sumber informasi yang tersedia untuk menghindari bahaya

6. Siapkan beberapa cara untuk berkomunikasi keluar, dengan asumsi ponsel tidak berfungsi

Berikut tahapan meneyelamatkan diri atau evakuasi sebelum terjadi tsunami:

1. Segera jauhi pantai dan sungai ke tempat tinggi saat gempa kuat terjadi

2. Ciri-ciri gempa kuat adalah jika goncangan yang menyebabkan kita sulit berdiri serta mengalami pusing

3. Waspada apabila terjadi air surut. Jangan hampiri, tetapi segeralah naik ke tempat tinggi

4. Jika tidak terjadi gempa, namun terdengar suara gemuruh yang keras seperti kereta api atau pesawat jet segara jauhi pantai, dan pergi ketempat yang lebih tinggi atau shelter yang ditentukan

Baca juga: Video Air Laut Pasang Usai Gempa Malteng

5. Pergi ke tempat evakuasi. Ikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan menuju tempat aman terdekat

6. Mulailah dengan menyelamatkan diri sendiri sesuai petunjuk evakuasi yang ada. Tahan untuk tidak gegabah mencari keluarga yang hilang

7. Jika berada dalam perahu/kapal di tengah laut, dan mendengar kabar tsunami, jangan mendekat ke pantai, tetapi arahkan perahu ke laut

8. Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan segera turun ke daerah rendah. Biasanya, gelombang berikutnya akan menerjang

9. Dalam kondisi ramai, hati-hati dalam bergerak sehingga tidak menimbulkan kepanikan yang mengakibatkan korban

10. Tetaplah bertahan sampai ada pemberitahuan resmi dari pihak berwajib tentang keadaan aman

11. Lakukan evakuasi dengan berjalan kaki ke tempat tinggi, atau tempat kumpul terdekat. Jangan gunakan kendaraan roda dua maupun roda empat

12. Jika memungkinkan, bantulah orang disabilitas, wanita hamil, anak-anak, atau mereka yang membutuhkan bantuan

13. Kesalahan informasi bisa membahayakan. Jadi, manfaatkan media sosial seperti Twitter dan Facebook, atau radio untuk mendapat informasi valid

14. Tim penggendali latihan menyatakan latihan selesai dilaksanakan masyarakat dan tim evaluator memberitahukan hasil evaluasi berupa rekomendasi untuk penyelenggaraan maupun substansi latihan, termasuk memberikan masukan bagian persiapan yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00