Terseret Arus, 2 Remaja Tenggelam di Pantai Rancung

Suasana pencarian korban tenggelam di pantai Rancung Kota Lhokseumawe, Selasa (15/6/2021) malam

KBRN, Lhokseumawe: Hingga pukul 22.30 WIB, Selasa (15/6/2021) malam, gabungan tim Satgas SAR Pos Bireuen dan SAR Lhokseumawe, masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di pantai Rancong, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Sebanyak tujuh personel SAR Pos Bireuen ditambah 9 (sembilan) personil SAR Lhokseumawe ikut dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban sejak dilaporkan tenggelam Selasa petang. 

"Satu jenazah atas nama Muhammad Edi Setiawan, usia 22 tahun, sudah diketemukan. Saat ditemukan Jenazah dalam kondisi masih pingsan, namun ketika dilarikan ke RS Arun, korban tidak dapat diselamatkan lagi dan dilaporkan meninggal dunia pada pukul 19.00 WIB. Sedangkan satu korban lainnya masih belum kita temukan," ungkap Dansatgas SAR Lhokseumawe, Muhammad Idrus. 

Korban yang belum ditemukan hingga berita ini diturunkan yakni Mahlil Fajar Maulana (16), warga Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

"Awalnya tadi sore mereka bermain bola di tepi pantai Rancung. Tak lama kemudian mereka mandi di laut itu. Saat mandi mereka jumlahnya empat orang. Tapi saat sedang mandi, tiba-tiba ombaknya besar disusul air yang seperti berputar sehingga menyeret dua remaja (korban), sedangkan dua lainnya selamat," terang Idrus menceritakan kronologi awal korban tenggelam.

Meski masih berada di TKP kejadian, namun anggota Satgas SAR saat ini sudah menepi dan menghentikan upaya pencarian karena malam semakin larut.

Menurut Idrus, pihaknya akan kembali melakukan pencarian Rabu, 16 Juni besok dengan cara melakukan penyelaman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00