Thypoon Surigae, Kapal Tongkang Terdampar di Miangas

KBRN, Manado: Kapal Tongkang Bestlink 1888, terdampar di pantai sekitar Pelabuhan penyeberangan Miangas, Minggu (18/4/2021). Bestlink 1888 yang membawa material untuk pembangunan talud lingkar Miangas ini, terdampar akibat gelombang tinggi yang terjadi disekitar perairan Sulawesi Utara.

Pihak pemilik kapal mengerahkan tiga alat berat untuk menjaga Kapal Tongkang Bestlink 1888 agar tidak bergeser kearah Pelabuhan. Irwan Lamariang, salah seorang operator alat berat mengatakan akan tetap berada dilokasi sampai cuaca kembali aman.

”Dari siang tadi baku tahang tongkang ini, dan sampai malam, sampai pagi, sampai kapanpun cuaca belum teduh masih tahan tongkang,” ujarnya, Minggu (18/4/20210.

Irwan menyebut, sampai saat ini Kapal Tongkang Bestlink 1888 dalam kondisi baik dan belum ada kerusakan.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Nelayan Miangas Tidak Bisa Melaut

Alat Berat Dikerahkan Untuk Menahan Kapal Tongkang Bestlink 1888

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Bitung telah memberikan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Sulawesi Utara. Hal ini terkait Typhoon Surigae, yang membuat kecepatan angin maksimum mencapai 95 knot.

“Kondisi ini menyebabkan terbentuknya awan konvekif serta meningkatnya kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di sekitar perairan Sulawesi Utara.”Jelas BMKG (18/04/2021).

BMKG mengharapkan warga untuk memperhatikan risiko terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan, Kapal Tongkang, Kapal Ferry, dan Kapal Besar agar mempertimbangkan untuk tidak melakukan aktivitas di daerah perairan Sulawesi Utara. (Bayu Nuelete)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00