Kute Dance Teater Seminarkan Revitalisasi Teknologi Melalui Kerawang Gayo di Bener Meriah

KBRN, Redelong: Daerah dataran tinggi Gayo yang terletak di wilayah tengah Provinsi Aceh kaya akan nilai-nilai budaya meskipun budaya tersebut masuk dalam kategori budaya oral sehingga dalam publikasinya hanya mengandalkan lisan.

Bupati Bener Meriah Sarkawi dalam Seminar Revitalisasi Teknologi Melalui Kerawang Gayo mengatakan karena hal itu penggalian budaya Gayo lebih sulit dibandingkan budaya lain di Indonesia yang menganut budaya literal.

“Budayawan kita kesulitan untuk menggali nilai-nilai budaya yang telah terpendam begitu lama karena kita menganut budaya oral atau budaya kisah, ini menjadi PR kita semua untuk dapat menggali potensi budaya yang ada,” jelasnya, Senin (14/8/2020).

Ia menyebutkan kegigihan tim Upuh Kiyo dalam menggali setiap potensi budaya yang ada di Gayo patut dipertahankan dan diberi apresiasi setingi-tingginya termasuk merevitalisasi teknologi ke dalam budaya itu sendiri.

Sementara itu ketua tim Upuh Kiyo Peteriana Kobat menyebutkan sejak lama timnya telah menggali tentang Upuh Kiyo yang lama punah digilas roda zaman.

“Setelah yakin tentang keberadaan Tenun Gayo Upuh Kiyo ini kami mulai mencari sumber informasi dan sumber dana tentunya, akhirnya dana kami dapatkan setelah bertarung dengan ratusan proposal lainnya se-Indonesia,” jelasnya.

Pihaknya ingin merekonstruksi teknologi Tenun Gayo berdasarkan sumber yang pasti.

Begitupun, jika Tenun Upuh Kiyo tersebut telah ditemukan nantinya pihaknya tidak ingin alat tradisional itu hilang kembali sehingga perlu pemikiran dan dukungan dari seluruh komponen dalam melestarikan teknologi budaya tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00