Mengenal Twitch dan Bedanya Dengan Youtube

KBRN, Takengon: Nama "Twitch" mungkin masih asing di telinga sebagian umum masyarakat. Namun di kalangan pemain game, Twitch dianggap sebagai salah satu platform yang cukup populer digunakan. Lalu, apa sebenarnya Twitch itu? Twitch merupakan platform berbagi video yang menyajikan beragam jenis konten, mulai dari game, olahraga, musik, dan lain sebagainya. Tidak hanya bisa diakses melalui situs resminya, Twitch juga dapat disaksikan melalui aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Play Store dan App Store. Sejak diluncurkan pertama kali pada 2011 lalu, Twitch dikenal sebagai aplikasi yang mengandalkan fitur siaran langsung (live stream) untuk terhubung dengan followers (pengikut).

Dengan fitur ini, konten kreator dapat menyiarkan video secara langsung sehingga dapat disaksikan secara real-time oleh para followers. Sebagian besar konten video yang disajikan di Twitch masuk ke dalam kategori game, baik itu game konsol, PC, ataupun mobile. Itu sebabnya, Twitch lebih terkenal di kalangan para gamer. Selama live streaming berlangsung, tidak jarang konten kreator juga memperlihatkan wajah mereka. Hal ini dilakukan untuk memperlihatkan reaksi dan respons konten kreator selama sesi live streaming berlangsung, sekaligus menambah kedekatan dengan followers. Follower juga dapat berinteraksi dengan konten kreator melalui fitur "live chat". Fitur ini menampilkan beragam jenis percakapan yang ditulis follower sehingga dapat dibaca oleh konten kreator.

Secara garis besar, Twitch memiliki sejumlah keunikan dengan platform berbagi video lainnya, terutama YouTube. Kedua aplikasi ini sama-sama menjadi wadah bagi konten kreator untuk mengekspresikan hobinya melalui tayangan video dan fitur live streaming.

Lantas, apa keunikan Twitch yang membedakannya dengan YouTube? 

Spesialis live streaming game 

Perbedaan mendasar Twitch dan YouTube adalah inti dari kedua platform tersebut. Sedikit merunut ke belakang, YouTube didirikan sebagai platform berbagi video permanen (bukan live streaming). YouTube baru meluncurkan fitur live stream tahun 2015 lalu, empat tahun setelah Twitch. Kendati demikian, hingga saat ini fitur live stream di YouTube tidak sepopuler Twitch. Menurut data dari Datanyze, Twitch masuk dalam 10 besar platform Live Streaming global dengan pangsa pasar 1,87 persen. Sementara YouTube, tidak masuk dalam daftar tersebut.

Ibaratnya, YouTube akan tetap bisa hidup meskipun fitur live streming mandek dan masih bisa sukses dengan kumpulan video permanen. Sebaliknya, Twitch mungkin saja kehilangan pamor tanpa fitur live streaming, meskipun memiliki banyak katalog video permanen. Meskipun menyajikan berbagai macam jenis konten, Twitch lebih dikenal sebagai platfrom live streaming game. Ini pula yang cukup membedakannya dengan YouTube.

Fitur premium untuk live streaming 

Dihimpun KompasTekno dari Android Authority, Rabu (29/6/2022), Twitch menawarkan fitur berlangganan bernama Twitch Prime dan Twitch Turbo. Setiap dari fitur tersebut menawarkan benefit yang berbeda. Twitch Prime atau yang saat ini dikenal dengan sebutan Prime Gaming memungkinkan pengguna untuk dapat bergabung menjadi member setia streamer (kreator yang melakukan streaming), mengakses live-chat khusus member, mengirimkan emoji khusus, dan masih banyak lagi. Sementara itu, Twitch Turbo menawarkan benefit yang serupa dengan Prime Gaming. Hanya saja, pelanggan kini dapat mengakses Twitch bebas iklan.

Tidak semua bisa mengunggah video Di YouTube, semua pengguna bisa mengunggah video tanpa syarat apapun. Hal itu tidak berlaku di Twitch. Sebab, hanya akun yang sudah terverifikasi saja atau disebut Twitch Affiliate atau Twitch Partner, yang bisa mengunggah video.

Twitch Affiliate adalah program yang memungkinkan streamer yang memenuhi syarat, untuk bisa memonetisasi kanal Twitch mereka. Ciri-ciri akun Twitch Affiliate adalah tersematnya lencana dengan tanda centang bewarna ungu di sisi kanan nama kanal. Ada beberapa syarat untuk ikut program Twitch Affiliate, yakni: Streamer haru memiliki minimal total durasi tayangan 500 menit dalam 30 hari terakhir Streamer harus memiliki minimal 7 hari tayangan unik dalam 30 hari terakhir Harus ada rata-rata minimal 3 penonton yang menonton secara bersamaan dalam 30 hari terakhir Memiliki minimal 50 followers

Streamer di Twitch dapat menentukan kategori dari konten yang akan mereka sajikan. Sebagai contoh, streamer bisa memilih kategori game Genshin Impact, Vtuber, Anime, ASMR. Dengan demikian, pengguna dapat dengan mudah mengetahui jenis konten yang kerap ditayangkan oleh streamer tersebut. Fitur kategori juga dapat membantu memasarkan konten berdasarkan preferensi yang disukai pengguna. Di sisi lain, YouTube menayangkan kategori konten yang lebih luas dibandingkan Twitch. Tidak hanya berkutat pada video dengan kategori game, YouTube menawarkan aneka jenis video mulai dari kesehatan, edukasi, musik, hiburan, dan masih banyak lagi.

Sumber : klik disini

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar